Sunoto Analisa 2 Laga Utama ONE Championship Malam ini

Petarung Indonesa 'The Terminator' Sunoto beri prediksi laga ONE: Reign of Dynasties malam nanti, Jumat (9/10/2020)

oleh Liputan6.comDiperbarui 09 Oktober 2020, 17:53 WIB
Sunoto The Terminator, salah satu petarung di ajang MMA One Championship. (Liputan6.com/ Ahmad Adirin)

Liputan6.com, Jakarta Kompetisi mix martial arts (MMA) terbesar di dunia, ONE Championship, kembali bergulir malam ini, Jumat (9/10/2020). ONE Championship yang diselenggarakan di Singapura itu bertajuk ONE: Reign of Dynasties yang akan menampilkan beberapa seniman bela diri terbaik.

Petarung Indonesia "The Terminator" Sunoto turut antusias dengan kembalinya ajang global tersebut. Ia mengaku senang dan berharap kompetisi ini bisa diadakan kembali di Indonesia ke depanya.

"Ini lebih bagus menurut saya. Ini mulai memberi jalan terang ibaratnya, karena main event saja sudah melibatkan petarung antar negara. Semoga beberapa bulan ke depan sudah bisa dilaksanakan di Indonesia," ungkap Sunoto.

Sebelumnya, ONE Championship sempat vakum selama lima bulan akibat pandemi Covid-19. Akibatnya, pagelaran ini hanya dilaksanakan di China dan Thailand serta diikuti petarung lokal yang berdomisili di negara tersebut.

Namun, dalam ajang ONE: Reign of Dynasties, petarung dari seluruh penjuru dunia bisa berpartisipasi. Malam ini, laga puncak akan mempertemukan Sam-A Gaiyanghadao asal Thailand menghadapi Josh "Timebomb" Tonna asal Australia dalam laga perebutan sabuk Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai.

Simak Video One Championship Berikut Ini


Laga Berlangsung Cepat

Sam A Gaiyanghadao (Foto: One Championship

Berbicara mengenai laga puncak, Sunoto memiliki prediksi tersendiri. Ia mengungkap bahwa laga puncak akan selesai kurang dari lima ronde dan bakal selesai lebih cepat.

"Kalau menurut saya masih Sam-A yang menang dan prediksinya mungkin menang KO pada ronde ketiga," ungkap Sunoto.

"Sam-A memimiliki kemampuan yang sangat lengkap, ia benar-benar merefleksikan gaya Thailand, yang maju mirip buldozer," tambahnya.

Sunoto menilai Sam-A kini juga lebih berbahaya karena berlaga di divisi strawweight, yang merupakan berat badan alaminya. Sebelumnya Sam-A berlaga di divisi flyweight yang memiliki bobot lebih berat.


Laga 'Gila'

Pukulan Telak Oleh Aleksi Toivonen (Foto: One Championship)

Pada laga co-main event, akan tersaji laga MMA divisi flyweight antara Reece Mclaren asal Australia menghadapi Aleksi Toivonen asal Finlandia.

Toivonen belum terkalahkan dalam MMA sejauh ini, sedangkan Reece McLaren adalah pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) dan bertengger dalam peringkat 5 teratas di divisinya.

Lanjut Baca:

"Ini bakal rame, gila ini. Ini benar-benar susah diprediksi menurut saya. Ini benar-benar sama-sama lincah, sama-sama powerful, sama-sama punya take down bagus dan kontrolnya bagus," ungkap Sunoto. "Si Toivonen ini memang sangat powerful, ia punya pukulan serta tendangannya juga keras, ia punya take down defense bagus. Kalau dari segi power, karena saya rasa otot lebih besar dari McLaren, Toivonen lebih bagus," ungkap Sunoto. Di sisi lain, Reece McLaren dianggap memiliki kelincahan dalam bergulat dan mampu bertransisi cepat. "Kalau yang main event Sam-A vs Tonna ibaratnya Barcelona lawan tim gurem, kalo co-main event ini seperti tim bola Malaysia lawan Indonesia. Cukup berimbang dan kemungkinan apa pun bisa terjadi," pungkas Sunoto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya