VIDEO: Petani Terancam Gagal Panen Akibat Debit Air Waduk Dawuhan Menyusut

Para petani di Desa Wonosari, Madiun, mengalami kekeringan, akibat debit air Waduk Dawuhan surut.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 06 Oktober 2020, 10:14 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Debit air Waduk Dawuhan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonosari, Madiun, terus menyusut sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan waduk seluas 1,273 hektar kini tak lagi bisa mengairi sawah.

Akibatnya, ratusan hektar tanaman padi milik petani terancam gagal panen. Di Desa Wonosari ini misalnya, tanaman yang baru berusia 20 hari, mati karena kekurangan air.

Sebagian petani masih berusaha mempertahankan tanaman padi, yang baru ditanam di sawah dengan menggunakan pompa disel. Namun, untuk menggunakan pompa, petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli solar.

"Airnya semalem sudah habis, pompanya solar 5 liter, 4 jam airnya sudah habis, pasokan air PDAM," ungkap Tamir, Petani.     

Total ada 31.822 hektar lahan sawah yang tersebar di 15 kecamatan, di Kabupaten Madiun. Sebanyak 31.233 hektar di antaranya sudah mengalami kekeringan, hanya 589 hektar masih bisa diselamatkan. Demikian seperti diberitakan pada Fokus, 1 Oktober 2020.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya