Pelarian Terpidana Kasus Penjiplak Merek Antena TV Terhenti di Sidoarjo

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Anggara Suryanagara membenarkan, penangkapan ini berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1365 K/Pid.Sus/2013 tanggal 17 Juni 2015.

oleh Dian KurniawanDiterbitkan 30 September 2020, 21:29 WIB
Ilustrasi Penangkapan. IOL

Liputan6.com, Surabaya - Pelarian pria berinisial A (55) terpidana kasus penjiplak merk antena TV yang telah lama buron selama tiga tahun terhenti di pergudangan Sidomulyo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2020).

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Anggara Suryanagara membenarkan, penangkapan ini berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1365 K/Pid.Sus/2013 pada 17 Juni 2015.

Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan membuat, memakai, menjual dan mengedarkan barang yang diberi hak desain industri tanpa izin pemilik sertifikat desain industri.

"Terpidana dijatuhi penjara selama setahun enam bulan dan denda sebesar Rp 300 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama enam bulan," tutur dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Ditempatkan di Rutan Polresta Sidoarjo

Ilustrasi Tangkap Teroris 1 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Anggara menegaskan, saat ini tim kejari Sidoarjo sedang berkoordinasi dengan pihak Polresta Sidoarjo. "Untuk sementara menempatkan terpidana di Rutan Polresta Sidoarjo sambil menunggu proses administrasi dan tes kesehatan (rapid) selesai untuk selanjutnya dieksekusi ke Lapas Delta Sidoarjo," tutur dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya