Liputan6.com, Miami - Kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan. DJ Erick Morillo meninggal dunia pada usia 49 tahun, diwartakan People pada Rabu (2/9/2020).
DJ Erick Morillo dikenal publik terutama lewat lagunya yang kondang, "I Like to Move It". Lagu ini dirilis pada 1994 dan dibawakan kembali sebagai soundtrack film animasi Madagascar.
Advertisement
Meninggalnya DJ Erick Morillo telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. "Ia begitu dicintai oleh keluarganya dan dia memiliki cinta yang melimpah,"begitu pernyataan dari keluarga.
Penyebab Belum Diumumkan
Tidak diketahui apa penyebab kematian DJ Erick Morillo. Yang jelas, ia ditemukan telah tak bernyawa di rumahnya yang terletak di Miami Beach, pada Selasa (1/9/2020).
Masih Diinvestigasi
Polisi Miami Beach masih menyelidiki kematian sang DJ yang sebelumnya menggunaan nama Reel 2 Real ini. Kematian Erick pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat pukul 10:42 pagi.
"Detektif tengah berada di TKP dan melakukan investigasi tahap awal,"tutur perwakilan Kepolisian Miami Beach, Ernesto Rodriguez.
Kasus Hukum
Kematian sang DJ terjadi kurang dari sebulan setelah ia terlibat dalam kasus hukum. Pada 6 Agustus lalu ia menyerahkan diri ke polisi, atas dugaan penyerangan seksual.
Kejadiannya disebut terjadi pada Desember tahun lalu, saat seorang wanita menghubungi 911 dan mengaku diperkosa di rumah DJ Erick Morillo.
Sementara sang DJ mengaku ia melakukan hubungan seksual dengan wanita lain di rumahnya. Lalu saat masuk kamarnya dalam keadaan tak berbusana, sang DJ melihat orang yang diduga korban tidur di ranjangnya.
DJ Kondang
Pria kelahiran New York yang dibesarkan di Kolombia ini merupakan salah satu DJ kondang. Dalam catatan People, ia memenangkan DJ Award internasional pada 2002 , 2005, dan 2006, serta best house DJ Award pada 1998 dan 2001.
Ia tetap aktif tampil menjalani tur berbagai negara, termasuk tampil di Bali pada awal tahun ini.