Liputan6.com, Jakarta Film-film dari Warkop DKI emang nggak pernah ada matinya! Terbukti sampai saat ini masih banyak yang ingin menonton ulang film yang dibintangi Dono, Kasino, dan Indro itu.
Nah, khusus di bulan Agustus ini, platform streaming Vidio memberikan akses nonton gratis tujuh film Warkop DKI. Layanan ini sudah bisa dinikmati sejak tanggal 18 Agustus lalu dan akan berakhir pada 24 Agustus mendatang.
Advertisement
Buat yang kangen aksi konyol dan banyolan dari trio Warkop DKI, momen ini bisa kamu manfaatkan untuk nonton ulang film-film mereka di Vidio, lho.
Yup, trio Warkop DKI siap menghibur dengan berbagai tingkah lucu mereka. Lalu, film apa saja sih yang bisa ditonton? Cek judulnya di bawah ini.
Saksikan video pilihan berikut ini
1. Masuk Kena Keluar Kena
Kisah Dono, Kasino, dan Indro di film Masuk Kena Keluar Kena bermula dari ketiganya terdampar di sebuah pulau tak dikenal.
Seluruh penduduknya adalah wanita cantik dan seksi. Saat bertemu dengan kepala suku, mereka langsung dijodohkan dan tiga putrinya yang sangat menyebalkan dan tidak sesuai ekspektasi.
2. Sudah Pasti Tahan
Sudah Pasti Tahan bercerita tentang Kasino dan Indro yang sudah memiliki kekasih. Linda adalah pacar Kasino, sementara Christin merupakan pujaan hati Indro.
Bersama Dono, mereka berlima menjadi juri kontes ratu pantai. Salah satu cewek kontestan mencoba merayu mereka bertiga. Pacar mereka pun ngamuk!
3. Malu Malu Mau
Dalam film Malu Malu Mau, diceritakan Dono, Kasino, dan Indro tinggal satu kost dengan Lisa & Selly. Berawal dari kuis di sebuah majalah, Indro merasa jika salah satu teman kostnya naksir dengan dia.
Sementara, Kasino terlibat kerumitan dengan pihak bank saat dia diberikan uang lebih dari yang seharusnya diterima. Di sisi lain, Dono sedang menghadapi masalah yang ditimbulkan oleh pacar barunya.
4. Saya Suka Kamu Punya
Dono, Kasino, Indro diterima sebagai pemain wayang orang di film Saya Suka Kamu Punya. Mereka pun harus b berakting laga demi bisa membuat penonton senang.
Namun, masalah mulai muncul. Tanah tempat gedung wayang orang itu berdiri diincar oleh Gozal, seorang pengusaha properti.