FOTO: Geliat Bisnis Ikan Cupang Hias

oleh Arnaz SofianDiterbitkan 07 Agustus 2020, 13:30 WIB
FOTO: Geliat Bisnis Ikan Cupang Hias
Ikan cupang hias yang dipasarkan melalui platform digital tersebut bahkan belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor untuk Asia dan Eropa.
Pekerja memilah ikan cupang hias saat melakukan perawatan di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias di sini dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 3,5 juta per ekor. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja memilah ikan cupang hias saat melakukan perawatan di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias yang dipasarkan melalui platform digital tersebut bahkan belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor untuk Asia dan Eropa. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja melakukan perawatan ikan cupang hias di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias di sini dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 3,5 juta per ekor. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja memilah ikan cupang hias saat melakukan perawatan di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias yang dipasarkan melalui platform digital tersebut bahkan belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor untuk Asia dan Eropa. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja melakukan perawatan ikan cupang hias di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias di sini dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 3,5 juta per ekor. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja menunjukkan ikan cupang hias di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias yang dipasarkan melalui platform digital tersebut bahkan belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor untuk Asia dan Eropa. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja menunjukkan ikan cupang hias di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias di sini dijual dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 3,5 juta per ekor. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah ikan cupang hias dijual di Galeri Simprug Betta Fish, Jakarta, Jumat (7/8/2020). Ikan cupang hias yang dipasarkan melalui platform digital tersebut bahkan belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor untuk Asia dan Eropa. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya