Perusahaan Rusia Rilis Koronavir, Obat COVID-19 yang Disebut Ampuh Lawan Virus Corona

Perusahaan Rusia menyatakan bahwa obat ini tidak hanya mengatasi gejala komplikasi COVID-19 namun juga melawan virusnya

oleh Giovani Dio PrasastiDiterbitkan 19 Juli 2020, 17:00 WIB
Seorang wanita mengenakan masker berjalan di sebuah jalan di Moskow, Rusia (23/6/2020). Rusia melaporkan 7.425 kasus COVID-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 599.705, demikian disampaikan pusat tanggap COVID-19 negara tersebut. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

Liputan6.com, Jakarta Sebuah perusahaan asal Rusia, R-Pharm, menyatakan bahwa mereka telah menemukan obat yang ampuh untuk melawan dan menangani virus corona penyebab COVID-19.

Pernyataan ini disampaikan R-Pharm pada Rabu lalu. Mereka memberi nama obat untuk COVID-19 itu Koronavir.

"Koronavir adalah salah satu obat pertama di dunia yang tidak melawan komplikasi dari SARS-CoV-2, tetapi langsung kepada virus itu sendiri," kata siaran pers dari perusahaan tersebut seperti dilaporkan kantor berita Rusia TASS, dikutip pada Minggu (19/7/2020).

Mereka menambahkan, obat ini diproduksi dan diberikan label di pabrik mereka yang terletak di kota Yaroslavl. Setidaknya sudah ada 7.373 paket obat-obatan yang telah "dimasukkan ke dalam sirkulasi sipil."

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Keaslian Dijamin

Orang-orang berjalan di sebuah jalan di Moskow, 13 Juli 2020. Rusia melaporkan 6.537 kasus terkonfirmasi baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya bertambah menjadi 733.699, demikian disampaikan pusat tanggap COVID-19 negara itu pada Senin (13/7). (Xinhua/Evgeny Sinitsyn)

R-Pharm menyebut bahwa dalam uji klinis yang mereka lakukan, Koronavir efektif memblokir replikasi virus.

Selain itu, mereka mengatakan bahwa obat yang diproduksinya ditandai dengan kode digital Data Matriks. Label tersebut merupakan analog dari "paspor obat."

"Itu menjamin keasliannya dan memungkinkan Anda melacak pergerakan setiap paket, dari produksi ke pengiriman menuju fasilitas medis," kata mereka.

"Keaslian dapat diperiksa menggunakan aplikasi selular Chestny Znak," tambah seorang pihak perusahaan dalam pernyataan resmi mereka.

Dikutip dari Worldometer, per hari Minggu (19/7/2020) pukul 09.56 WIB, Rusia melaporkan 765.437 kasus COVID-19 dengan 12.247 kematian. Di sisi lain, angka kesembuhan di negara tersebut mencapai 546.863.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya