Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) cukup sering berurusan dengan tim divisi Liga Primeira Portugal dalam hal transfer pemain. Terbaru, klub berjuluk Setan Merah itu memboyong Bruno Fernandes pada bulan Januari 2020.
Bruno Fernandes direkrut MU dari Sporting Lisbon dengan nilai transfer mencapai 67,6 juta pounds. Harga semahal itu jarang terlihat pada bursa transfer musim dingin. Namun, the Red Devils harus merogoh kocek besar karena membutuhkan jasanya.
Advertisement
Setiap koin uang yang dikeluarkan MU untuk merekrut Bruno Fernandes tidak sia-sia. Sebab, gelandang serang berusia 25 tahun tersebut memberikan dampak positif terhadap klub.
Semenjak Bruno Fernandes datang, MU belum menelan kekalahan. Mereka bahkan bisa menembus tiga besar andai mampu mengalahkan Southampton pada Selasa (14/7/2020) dini hari nanti.
Bruno Fernandes bukan pemain pertama yang didatangkan MU dari Liga Primeira. Sedikitnya ada lima kali the Red Devils berurusan dengan klub-klub Portugal. Simak informasi selengkapnya dari Planet Football di bawah ini.
Saksikan Video Manchester United di Bawah Ini
Victor Lindelof
Lindelof didatangkan Manchester United pada 2017 lalu, tepatnya saat Jose Mourinho masih menjabat sebagai manajer. Ia direkrut dari Benfica dengan harga 45 juta euro.
Sayangnya, ia gagal memberikan impresi positif kepada publik pada musim debutnya. Konsistensi menjadi masalah Lindelof sehingga dirinya kerap bolak-balik menduduki bangku cadangan.
Begitu Ole Gunnar Solskjaer datang, Lindelof menjelma jadi bek utama Manchester United. Kerja samanya dengan Harry Maguire tergolong apik, dan kini sering muncul di starting XI ketimbang menjadi pemain pengganti.
Anderson
Cedera memang selalu menjadi momok bagi banyak pemain sepak bola, tidak terkecuali Anderson. Ia direkrut dari Porto pada tahun 2007 lalu dan digadang-gadang sebagai kandidat suksesor sang legenda, Paul Scholes.
Kualitasnya patut diacungi jempol, walaupun dirinya masih muda saat datang ke Old Trafford. Karena potensinya dinilai sangat besar, tak ayal kalau pemain asal Brasil tersebut bisa mendapatkan trofi Golden Boy pada tahun 2008.
Sayangnya, cedera merenggut karir Anderson yang gemilang di Manchester United. Pada tahun 2014, ia meninggalkan MU dengan membawa empat trofi Premier League serta satu dari ajang Liga Champions.