Gugus Tugas COVID-19 Banyuwangi Kembali Temukan Satu Pasien Positif

Penambahan satu kasus positif corona COVID-19 baru pada Senin, 22 Juni 2020, merupakan seorang karyawan di salah satu perusahaan pupuk setempat.

oleh Liputan6.com diperbarui 23 Jun 2020, 03:00 WIB
Peta persebaran Corona COVID-19 di Jawa Timur pada Kamis, 14 Mei 2020. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Jakarta - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali mengumumkan adanya tambahan satu kasus positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 sehingga jumlah keseluruhan pasien corona menjadi 26 orang.

Penambahan satu kasus positif corona COVID-19 baru pada Senin, 22 Juni 2020, merupakan seorang karyawan di salah satu perusahaan pupuk setempat.

"Pasien nomor 26 ini adalah seorang pria yang tinggal di Kecamatan Kabat. Yang bersangkutan merupakan karyawan di salah satu perusahaan pupuk," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono di Banyuwangi, Senin malam, 22 Juni 2020.

Menurut Rio (sapaan akrabnya), kantor perusahaan pupuk tempat pasien 26 bekerja telah ditutup sementara sejak ditemukan kasus pertama COVID-19 pada 13 Juni 2020, dilansir dari Antara.

Dari hasil pelacakan Dinas Kesehatan, kemudian dilakukan tes usap (swab test) oleh perusahaan tersebut kepada mereka yang mempunyai kontak erat dengan karyawan yang merupakan pasien pertama tertular virus corona.

"Dari pasien nomor 18 sebagai pasien pertama di perusahaan pupuk itu, sampai sekarang totalnya sudah ada lima karyawan perusahaan pupuk itu dinyatakan positif terinfeksi corona," ujar dia.

Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, lanjut Rio, akan terus melacak kepada kontak erat karyawan yang positif corona dan dilakukan juga dilakukan tes usap.

Data sebaran COVID-19 Banyuwangi, hingga hari ini jumlah pasien corona tercatat ada 26 orang pasien, tujuh orang pasien telah dinyatakan sembuh dan 18 orang dalam perawatan, serta satu pasien meninggal dunia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya