Persipura dan Klub-Klub Langganan 5 Besar dari Era ISL Hingga Liga 1

Persipura Jayapura tercatat sebagai tim yang paling sering bertengger di lima besar klasemen sejak Indonesia Super League dimulai. Bagaimana dengan klub lainnya?

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 Juni 2020, 18:25 WIB
Logo ISL dan Liga 1 - Persipura, Arema, Sriwijaya FC (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta - Sejak Indonesia Super League bergulir pada 2008 hingga era Liga 1 yang kini berjalan, beberapa klub mampu memperlihatkan dominasi mereka di papan atas klasemen. Satu yang memperlihatkan keperkasaan itu adalah Persipura Jayapura, yang berhasil meraih tiga gelar juara Indonesia Super League dan sempat menjuarai Torabika Soccer Championship pada 2016.

Menghitung sejak Indonesia Super League dimulai pada musim 2008-2009, di mana Persipura Jayapura langsung menjadi juara, tim berjulukan Mutiara Hitam itu terhitung cukup mendominasi peringkat lima besar.

Dalam 10 musim, mulai dari ISL 2008-2009 hingga Liga 1 2019, termasuk TSC 2016, Persipura berhasil enam kali berada di posisi lima besar pada akhir musim.

Pada era ISL, tak sekalipun Persipura terpental dari posisi lima besar. Mutiara Hitam berhasil tiga kali menjadi juara ISL, yaitu musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2013. Selain itu, Persipura tiga kali menjadi runner-up, yaitu ISL 2009-2010, 2011-2012, dan 2014.

Bahkan ketika kompetisi terhenti dan digantikan oleh TSC pada 2016, Mutiara Hitam kembali menjadi juara. Sayangnya ketika memasuki era Liga 1, Persipura seakan hilang dari papan atas. Baru pada Liga 1 2019, Persipura kembali ke papan atas dan finis di peringkat ketiga.

Namun, dalam perjalanan 10 musim terakhir kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu, Persipura mampu konsisten dengan selalu berada di papan atas dalam delapan musim, di mana empat di antaranya berhasil menjadi juara, termasuk TSC 2016.

Selain Persipura Jayapura, klub mana lagi yang mampu cukup dominan untuk berada di papan atas klasemen kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Berikut Bola.com mengulasnya.


Persib Cukup Mendominasi

(Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebagai klub yang sudah mencatatkan tujuh kali juara sejak era Perserikatan, Persib Bandung memang tetap mampu mempertahankan diri sebagai klub besar di Indonesia.

Empat gelar juara memang diraih Maung Bandung di era Perserikatan, tapi dua gelar juara di era Liga Indonesia dan satu gelar juara di era Indonesia Super League, membuktikan tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu memang selalu mampu bersaing di level atas.

Lanjut Baca:

Namun, keberhasilan Persib menjadi juara di era ISL tidak mudah. Setelah terakhir kalinya menjadi juara pada Liga Indonesia 1994-1995, Persib baru mampu menjadi juara lagi pada ISL 2014, atau musim keenam setelah era Super League itu dimulai. Sebelum meraih gelar juara tersebut, Persib tiga kali berhasil finis di papan atas, mulai dari musim 2008-2009, di mana mereka finis di peringkat ketiga, kemudian turun satu peringkat pada musim 2009-2010, dan terpental dari lima besar pada musim 2010-2011 dan 2011-2012, hingga kembali ke lima besar pada 2013 dengan menempati peringkat keempat. Setelah menjadi juara ISL 2014, yang berlanjut dengan juara Piala Presiden 2015, Persib Bandung berhasil finis di peringkat kelima pada Torabika Soccer Championship 2016. Namun, bicara era Liga 1 yang sudah berjalan tiga musim, Persib hanya satu kali menembus lima besar, yaitu pada 2018 ketika Persija Jakarta menjadi juara. Persib finis di peringkat keempat pada saat itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya