Mengenang 5 Pemain Gaek yang Sukses Antarkan MU Raih Treble Winner 1999

Terdapat beberapa pemain yang usianya tak lagi muda, namun mampu berperan besar mengantarkan Manchester United (MU) merebut treble winner pada 1999.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 05 Juni 2020, 13:00 WIB
Final Liga Champions antara Manchester United kontra Bayern Munchen pada Mei 1999 menjadi salah satu final paling dramatis dan dikenang. MU mampu membalikkan keadaan usai mencetak 2 gol di masa injury time yang membuat Setan Merah akhirnya menang 2-1.

Manchester - Manchester United (MU) mengukir prestasi prestius pada musim 1998-1999. Setan Merah menahbiskan diri menjadi tim pertama asal Inggris yang meraih treble winner alias tiga gelar sekaligus dalam semusim. 

Di Manchester United berhasil mengawinkan tiga gelar juara bergengsi. Red Devils memenangi trofi Premier League, Piala FA, dan dan Liga Champions dalam satu musim yang sama.

Pencapaian MU itu sangat spesial. Hanya sedikit klub di Eropa yang mampu memenangkan tiga trofi utama dalam satu musim. 

Di balik keberhasilan Manchester United meraih gelar treble winners itu ada banyak puja-puji untuk Class of 92. Ya, kelompok pemain didikan akademi MU yang diorbitkan Sir Alex Ferguson pada 1992 itu disebut-sebut menjadi alasan terbesar Setan Merah bisa memenangkan tiga trofi prestisius tersebut.

Memang para pemain class of 92 seperti David Beckham, Ryan Giggs, Gary Neville, Nick Butt dan Paul Scholes pada saat itu menjadi pilar krusial bagi skuat MU. Namun keberhasilan MU memenangkan Treble Winners bukan hanya karena faktor Class of 92.

Ada sejumlah pemain tua yang berkontribusi tidak kalah besar sehingga Manchester United bisa mengawinkan ketiga gelar tersebut secara bersamaan. Siapa saja pemain tua tersebut? 


1. Peter Schmeichel

Peter Schmeichel diboyong MU dari Brondby dengan harga hanya 750 ribu poundsterling. Dirinya sukses membela Setan Merah sebanyak 292 kali. (AFP/Eric Cabanis)

Pemain tua pertama yang punya andil besar dalam keberhasilan MU memenangkan treble winners adalah Peter Schmeichel.

Kiper asal Denmark itu sudah menjadi kiper utama Setan Merah sejak 1991. Pada usianya yang sudah menginjak 36 tahun saat itu, ia masih dipercaya Fergie menjadi penjaga gawang utama MU.

Musim itu Schmeichel masih mampu membuat banyak penyelamatan gemilang sehingga MU bisa memenangkan ketiga trofi juara tersebut.

 


2. Dennis Irwin

Bek Kiri - Dennis Irwin, posisi aslinya adalah bek kanan, tapi Irwin berhasil tampil baik mengawal lini belakang sisi kiri MU. Bahkan dirinya kerap menjadi andalan dalam mengambil tendangan bebas. (AFP/Vanderlei Almeida)

Pemain veteran berikutnya yang berperan besar dalam kesuksesan MU untuk meraih treble winners adalah Dennis Irwin.

Sama seperti Schmeichel, Irwin adalah salah satu pemain tua di skuat United. Di musim itu, bek asal Irlandia itu sudah menginjak usia 33 tahun.

Namun ia masih dipercaya Sir Alex Ferguson menjadi bek kiri utama MU. Ia membuat total 48 penampilan untuk Manchester United di musim itu dan mengemas tiga gol untuk United.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya