Belum Landai, Kasus Corona di Kabupaten Bekasi Bertambah Jadi 169 Orang

Kasus positif Covid-19 akibat infeksi virus Corona di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum landai.

oleh Bam SinulinggaDiperbarui 27 Mei 2020, 13:06 WIB
Pengguna KRL mengenakan masker saat berada di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (4/2/2020). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona sambil membagikan masker secara gratis kepada penumpang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Bekasi - Kasus positif Covid-19 akibat infeksi virus Corona di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum landai. Berdasarkan data di laman pikokabsi.bekasikab.go.id pada 26 Mei 2020, terdapat penambahan sebanyak 10 kasus positif dalam 4 hari terakhir, menjadi 169 orang.

Dari total kasus positif Corona tersebut, 15 orang di antaranya meninggal dunia, 106 orang dinyatakan sembuh, 21 orang masih dalam perawatan, dan 27 orang menjalani isolasi mandiri.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat penambahan 18 kasus, menjadi 925 pasien. Pasien yang masih dalam pengawasan berjumlah 95 orang, sedangkan meninggal dunia bertambah 2 menjadi 108 orang.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Corona berkurang sebanyak 21 orang, menjadi 3.417 kasus. Saat ini, sudah 3.335 orang yang selesai dipantau.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Data OTG

Sementara, angka Orang Tanpa Gejala (OTG) mengalami penambahan 45 kasus, menjadi 1.048 orang. Dari jumlah tersebut, 945 orang selesai dipantau, dan 103 orang masih dalam pemantauan.

Tiga kecamatan dengan angka positif Covid-19 tertinggi, berada di Kecamatan Tambun Selatan (17 kasus), Cikarang Selatan (9 kasus), Setu dan Babelan (7 kasus).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya