Liputan6.com, Palembang: Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk meneliti insiden penembakan brimob terhadap warga di Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Selasa (31/7). Olah TKP dilakukan dengan mendatangi setiap titik lokasi terjadinya insiden penembakan oleh brimob. Petugas juga mencari sampel darah yang masih ada di lokasi kejadian. Beberapa rumah warga yang ditembus polisi juga diperiksa dengan seksama. Warga mengaku masih takut atas insiden penembakan yang menyebabkan seorang tewas dan empat lainnya terluka. Mereka mendesak kasus tersebut diusut tuntas. Desakan yang sama juga diutarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Komnas HAM meminta Kapolri mengusut tuntas kasus yang termasuk dalam tindak pelanggaran HAM itu. Untuk mengumpulkan data dan bukti, Komnas HAM langsung turun ke lokasi. Bentrok berujung penembakan terjadi di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir, terjadi Jumat pekan lalu. Sengketa lahan antara warga dan pihak PTPN VII Cinta Manis menjadi pemicu bentrokan. Kasus sengketa lahan antara warga dengan pihak perusahaan kerap terjadi di sejumlah daerah sejak puluhan tahun silam [baca: Sengketa Lahan di Ogan Ilir Ada Sejak 1982]. Namun hingga kini, kasus tersebut tidak kunjung tuntas dan selalu meminta korban jiwa (APY/YUS)
Polisi Olah TKP Penembakan di Ogan Ilir
Polisi melakukan oleh TKP untuk meneliti insiden penembakan brimob terhadap warga di Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.
Diterbitkan 31 Juli 2012, 12:49 WIBPolisi Olah TKP Penembakan di Ogan Ilir
POPULER
1 2 3 4 5 6 Peristiwa7 8 9 10
Berita Terbaru
Utilisasi Pabrik Tekstil 75%, Pemerintah Sebut Masih Ada Ruang Ekspansi
- 38 menit yang lalu
Prabowo Minta Syarat Bahan Baku Tekstil Ditinjau, Barang Impor Ilegal Ditindak
- 52 menit yang lalu
Danantara Mau Bikin BUMN Tekstil, Bakal Terintegrasi dalam Satu Kawasan
- 1 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan IEU-CEPA Segera Tuntas, Perluas Akses Indonesia ke Pasar Eropa
- 1 jam yang lalu
Bahlil Mau Pangkas Regulasi Pengadaan PLTS 100 GW