Deretan Pemain Yang Seharusnya Dipertahankan MU Pasca Ferguson Pensiun

Sepanjang era setelah Ferguson, MU menunjukkan penurunan, seperti yang sudah diprediksi banyak pihak.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 11 Mei 2020, 07:45 WIB
Ander Herrera – Bersama Mourinho, Herrera jarang diberikan kesempatan bermain di setiap laga MU. Kedatangan Solskjaer membuat performa Herrera kembali muncul di lapangan hijau. (AFP/Geoff Caddick)

Manchester - Satu di antara kebijakan MU yang menjadi sorotan setelah ditinggalkan Alex Ferguson adalah manuver di bursa transfer pemain. Yang jelas, Setan Merah menjadi tim yang cenderung lebih boros dalam belanja pemain. 

Tentu tidak semua transfer MU dalam tujuh tahun terakhir hasilnya buruk. Setan Merah tercatat membuat keputusan yang terkadang bagus dalam menjual dan membeli pemain, tapi banyak juga yang merupakan langkah blunder. 

Sepanjang era setelah Ferguson, Manchester United menunjukkan penurunan, seperti yang sudah diprediksi banyak pihak. Setan Merah belum kembali mencicipi titel Premier League. Puasa gelar Premier League selama tujuh musim adalah kegagalan besar untuk klub sekelas Manchester United. 

Sebenarnya, apa yang salah? Beberapa pihak meyakini satu di antara penyebab kemunduran MU adalah kebijakan di bursa transfer. Tentu saja ada juga banyak faktor lainnya, terutama di dalam lapangan. 

Berikut ini lima pemain yang dinilai seharusnya tidak dijual oleh MU setelah era Ferguson, karena dinilai masih bisa berkontribusi besar untuk tim, seperti dilansir Manchester Evening News, Minggu (10/5/2020). 


1. Memphis Depay

Memphis Depay, top skor Liga Belanda musim lalu itu didatangkan MU dengan harga 27,5 juta poundsterling. Namun hingga pekan ke-25 dirinya tak kunjung berkembang, bahkan kini mulai sering menjadi penghangat bangku cadangan. (AFP/Oli Scarff)

Memphis Depay diboyong Manchester United pada 2015 karena dianggap pemain yang sangat potensial. Bahkan, dia dinilai sebagai satu di antara talenta terbesar di masa depan setelah bersinar bersama PSV Eindhoven. 

Sejujurnya, Setan Merah tidak memberinya cukup waktu bagi Depay untuk beradaptasi setelah mendapat transfer yang begitu tinggi pada usia yang masih muda. Padahal jelas dia punya kemampuan, yang ditunjukkannya di Lyon setelah meninggalkan MU.  

Tapi, Jose Mourinho cepat kehilangan kesabaran terhadap dirinya dan memutus karier singkat pemain asal Belanda itu di MU. 

Depay memang inkonsisten dan kadang-kadang mudah marah, tapi sebenarnya dia pasti akan menunjukkan bakatnya jika diberi waktu lebih banyak di Old Trafford. 

 


2. Ander Herrera

Pemain Manchester United, Antonio Valencia, Ander Herrera, Eric Bailly, Romelu Lukaku dan Marcos Rojo saat mengikuti sesi latihan di kompleks Pelatihan Carrington, Inggris (11/12). MU akan melawan Valencia di Liga Champions. (AFP Photo/Lindsey Parnaby)

Fred dan Scott McTominay memiliki tugas berat mengisi posisi yang ditinggalkan Ander Herrera pada 2019. Sang pemain asal Spanyol itu memilih menerima pinangan Paris Saint-Germain saat meninggalkan Old Trafford.

Tapi, Manchester United tetap terlihat lebih baik ketika masih memiliki Herrera. Herrera pemain yang berusaha selalu tampil sepenuh hati. Setiap kekalahan yang dialami United sangat menyakitinya. Bahkan, baru-baru ini ia mengakui tak benar-benar ingin meninggalkan Manchester United, di tengah perselisihan kontraknya.

Lanjut Baca:

Tak diragukan Herrera seharusnya bisa bertahan setahun atau dua tahun lagi dan menjadi pemain yang bisa sangat bermanfaat untuk Ole Gunnar Solskjaer.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya