Sobat Ambyar Diminta Tunda Ziarah Makam Didi Kempot di Ngawi

Hingga kini sejumlah petakziah yang kebanyakan Sobat Ambyar masih berdatangan di kediaman mendiang maestro campursari yang memiliki nama asli Dionisius Prasetyo tersebut.

oleh Liputan6.com diperbarui 08 Mei 2020, 12:00 WIB
Penyanyi Didi Prasetyo atau yang lebih dikenal Didi Kempot saat tampil pada konser bertajuk "The Lord of Loro Ati" di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (6/12/2019). Mengawali karier sejak 1989, Didi Kempot memilih musik campursari sebagai pilihan dalam berkesenian. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pihak keluarga mendiang Didi Kempot meminta para Sobat Ambyar (sebutan penggemar Didi Kempot) menunda untuk berziarah ke makam idolanya di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami sudah minta para Sobat Ambyar maupun kerabat dari luar kota tidak ke Ngawi dulu hingga pandemi COVID-19 benar-benar berakhir," ujar kakak mendiang Didi Kempot, Lilik Subagyo, di Ngawi, Kamis, 7 Mei, 2020.

Menurut ia, hingga kini sejumlah petakziah yang kebanyakan Sobat Ambyar masih berdatangan di kediaman mendiang maestro campursari yang memiliki nama asli Dionisius Prasetyo tersebut. Melihat dari pelat nomor kendaraannya, beberapa di antaranya berasal dari luar daerah.

Sementara itu, sejumlah artis ibu kota memilih mengucapkan bela sungkawa melalui sambungan telepon karena situasi yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke rumah duka Didi Kempot, dilansir dari Antara.

"Kami minta doanya saja untuk almarhum. Kondisinya memang tidak memungkinkan datang di tengah pandemi corona seperti ini," kata dia.

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Yustisiyanto menyatakan kesepakatannya dengan pihak keluarga Didi Kempot yang meminta Sobat Ambyar untuk menunda berziarah.

"Sebab, jika para penggemar dibiarkan datang berpotensi memunculkan kerumunan. Dikhawatirkan terjadi penularan COVID-19," kata dia.

Penyanyi Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5) pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah. Pelantun lagu-lagu campursari tersebut diduga meninggal karena serangan jantung pada usia 53 tahun.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya