Pesan Satire di Balik Masker Tempurung Kelapa yang Viral di Gorontalo

Mahalnya harga masker saat pandemi virus corona (Covid-19) tak membuat Amigo, pria di Kabupaten Bone Bolango pasrah.

oleh Arfandi Ibrahim diperbarui 20 Apr 2020, 10:00 WIB
Mahalnya harga masker saat pandemi virus corona (Covid-19) tak membuat Amigo, pria di Kabupaten Bone Bolango pasrah. Bermodal imajinasi dan tempurung kelapa, dirinya membuat masker. (Liputan6.com/ Arfandi Ibrahim)

Liputan6.com, Gorontalo - Mahalnya harga masker saat pandemi virus Corona (Covid-19) tak membuat Amigo, pria di Kabupaten Bone Bolango pasrah. Bermodal imajinasi dan tempurung kelapa, dirinya membuat masker unik, yang mungkin tak hanya mampu menangkal virus, tapi juga punya nilai estetis yang tinggi. 

Amigo bahkan percaya diri mengenakan masker buah tangannya sambil berjalan-jalan ke tempat umum. Sambil tetap physica distancing, dirinya kedapatan sedang berbelanja di salah satu pasar di Kota Gorontalo. Orang-orang yang terpukau dengan masker tersebut lantas merekamnya, tak lama video tersebut pun viral di media sosial.

Kepada Liputan6.com, Senin (20/4/2020), Amigo mengaku kesulitan mendapat masker yang layak. Kesulitan itu membuatnya terpikir untuk menciptakan masker sendiri yang kuat dan tahan lama, sekaligus unik dan menyita perhatian.

"Awalnya iseng, karena masker sulit didapat dan mahal," katanya.

Amigo, yang mungkin mewakili masyarakat Gorontalo berharap, pemerintah bisa memberikan masker gratis kepada masyarakat. Atau paling tidak, tetap diatur sedemikian rupa sehingga mudah didapat dan harganya tidak mahal.

"Kalau ada jaminan itu, saya kira kami bisa aman," katanya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Simak juga video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya