FOTO: Aksi Hantu Malaysia Cegah Warga Keluyuran Saat Pandemi Corona

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 19 April 2020, 11:00 WIB
Urabil Alias
Urabil Alias dari Terengganu, Malaysia memutuskan memakai kostum hantu untuk menakut-nakuti warga agar melakukan isolasi diri.
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu saat berjalan di daerah perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar dari rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu saat berjalan di daerah perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar dari rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu berdiri di depan mobil sekitar perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu bersiap untuk berjalan di daerah perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu bersiap untuk berjalan di daerah perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)
Urabil Alias, 38, mengenakan kostum hantu saat berjalan di daerah perumahan selama aturan pembatasan gerakan atau Movement Control Order di Terengganu, Malaysia, 16 April 2020. Aksi pria itu untuk menakuti warga agar tidak keluar dari rumah selama lockdown akibat virus corona. (Mohd RASFAN/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya