Starting XI Terbaik Liga Indonesia 10 Tahun Terakhir: Ada Hamka Hamzah dan Firman Utina

Bola.com merangkum jagoan-jagoan lapangan hijau Liga Indonesia selama satu dekade terakhir.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 18 April 2020, 00:00 WIB
Starting XI terbaik Liga Indonesia 10 tahun terakhir versi Bola.com (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta - Mulai dari era Indonesia Super League (ISL) hingga Liga 1, keseruan Liga Indonesia selama sepuluh tahun terakhir tidak pernah surut. Hampir setiap musimnya, manuver, kontroversi sampai kejutan selalu mengiringi perjalanan kompetisi.

Bintang-bintang baru kerap muncul di Liga Indonesia satu dekade belakangan. Meksi begitu, para pemain lawas tetap mampu menjaga eksistensi.

Persipura Jayapura begitu dominan di Liga Indonesia dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu dua kali menjadi juara pada 2010-2011 dan 2013. Boaz Solossa dan kawan-kawan juga mencapai final Liga Indonesia pada 2014, namun kalah dari Persib Bandung di babak final melalui adu tendangan penalti.

Boaz Solossa merajai prestasi sebagai pemain dalam satu dekade belakangan. Selain dua kali meraih gelar juara bersama Persipura pada kurun waktu itu, Bochi, panggilannya, juga merengkuh empat trofi bergengsi; dua gelar top scorer dan dua label pemain terbaik. Gelontoran gelar tersebut disabetnya pada 2010-2011 dan 2013.

Elemen Persipura lain yang namanya harum selama sepuluh tahun terakhir ialah Jacksen Tiago. Pria asal Brasil itu adalah faktor terpenting dalam dua raihan gelar Mutiara Hitam. Sebagai pelatih, racikannya terbukti berhasil.

Bola.com merangkum susunan pemain terbaik Liga Indonesia selama sepuluh tahun terakhir dengan pakem 4-3-3. Selain perwakilan dari Persipura, klub mana lagi yang menyumbang pemainnya?


Kiper dan Lini Belakang

Pemain Bhayangkara FC, Otavio Dutra merayakan gelar juara Liga 1 Indonesia usai melawan Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/11) (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Hanya ada satu nama yang layak berdiri di bawah mistar gawang dalam formasi terbaik Liga Indonesia pada sepuluh tahun terakhir versi Bola.com, yakni Yoo Jae-hoon.

Kiper asal Korea Selatan itu berkarier di Indonesia selama sembilan tahun pada periode 2010-2019. Dari kurun waktu tersebut, penjaga gawang berusia 36 tahun ini mengoleksi dua trofi ISL bersama Persipura pada 2010-2011 dan 2013.

Di depan Jae-hoon, berdiri dua tembok kokoh Otavio Dutra dan Hamka Hamzah. Keduanya adalah benteng pertahanan Persipura saat menjuarai ISL 2010-2011.

Hamka paten di lini belakang pada setiap klub yang dibelanya. Dutra? Bek naturalisasi ini adalah pengoleksi dua gelar juara Liga Indonesia. Satu trofi lagi diraihnya bersama Bhayangkara FC pada Liga 1 2017.

Lanjut Baca:

Dua slot di sisi sayap lini pertahanan menjadi milik Supardi Nasir dan Ruben Sanadi. Nama pertama adalah pemain andalan Persib Bandung saat menjuarai ISL 2014. Selama sepuluh tahun terakhir, Supardi tidak tergantikan di posisi bek sayap kanan Persib maupun Sriwijaya FC yang pernah dibelanya pada 2010-2012 dan 2016. Begitu pula dengan Ruben. Pemain asal Papua ini selalu menjadi pemain utama dalam sepuluh tahun terakhir bersama Pelita Jaya (2010-2012), Persipura (2013-2017), Persebaya Surabaya (2018-2019), dan Bhayangkara FC (2020). Dia juga menjadi bagian skuat juara Mutiara Hitam pada 2013.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya