Tangani Virus Corona Covid-19, Indonesia Bisa Tiru Strategi 3 Negara Ini

Sementara di Asia, Singapura juga menjadi negara yang memiliki berbagai strategi untuk menangani virus corona.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 12 April 2020, 10:10 WIB
Petugas medis dari Provinsi Jiangsu bekerja di sebuah bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut. (Xinhua/Xiao Yijiu)

Liputan6.com, Jakarta Pandemi virus corona Covid-19 sudah mewabah ke sejumlah negara di dunia. Bahkan, negara maju dan negara adikuasa pun sempat kewalahan menangani virus mematikan tersebut.

Strategi apapun pada akhirnya hanya bisa memperlambat dan meredam penyebaran masif dari virus ini, pada dasarnya belum ada yang mampu menghentikan bahkan menghindari gejolak corona.

Dua belahan dunia yang terpisah antar benua, yaitu Amerika Serikat dan Jerman yang berasal dari benua biru, Eropa, dalam sudut pandang peneliti dirangkum dalam perspektif strategi kebijakan pemerintah dan masyarakatnya. Kedua negara maju tersebut diklaim mampu meredam laju penularan virus dengan berbagai upaya yang telah dilakukan.

Sementara di Asia, Singapura juga menjadi negara yang memiliki berbagai strategi untuk menangani virus corona. Ketiga negara tersebut bisa menjadi acuan bagi pemerintah Indonesia dalam menangani virus corona

 

.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.


Jerman

Gambar ilustrasi

Peneliti ekonomi dari INDEF Deniey Purwanto memaparkan hasil kajiannya terhadap kajian dari Jerman atas penanganan virus corona, dikutip Antara. Secara umum Jerman masih menggunakan metode Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dengan melihat kurva sebaran epidemik.

Melihat kurva begitu melonjak, pemerintah Jerman mengambil tiga langkah strategi utama yaitu pertama, menunda terjadinya wabah, mengurangi beban puncak wabah terhadap sistem layanan kesehatan dan ketiga adalah mengurangi penyebaran wabah serta dampak kesehatan.

Hingga 8 April 2020 di Jerman, 103.228 orang terdampak COVID-19 dengan korban jiwa sebesar 1.861 dilaporkan dalam Robert Koch Institute in Germany. Dari 16 negara bagian di Jerman, Bavaria merupakan terdampak paling parah, disusul oleh Baden-wurttemberg dan Hamburg.

Melihat korban yang terus berjatuhan Pemerintah pusat Jerman mengambil alih penanganan dengan memberi kenijakan tegas yaitu, melakukan sebaran test dan menelusuri yang terpapar, mengendalikan pergerakan warga termasuk penerbangan, kereta dan bus, tidak menganjurkan adanya acara-acara pertemuan dan melarang tegas penduduk lokal untuk keluar wilayah.

Jerman ternyata sudah memulai test massal corona virus sejak awal, atau deteksi dini sejak pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Bahkan pada awal Januari 2020, Jerman sudah melakukan test massal sebelum WHO mengumumkan bahwa corona virus bisa menular antar kontak manusia.

Lanjut Baca:

Kedua, sebelum jadi pandemik ketika masih endemik Jerman sudah memerintahkan negara bagian untuk mewaspadai dan membatasi penularan antar manusia, yaitu dengan meminimalisir kontak. Bahkan pada April 2020 awal, Jerman sudah melakukan test massal dengan rata-rata 500.000 orang per minggu, dengan perawatan utama ketika ada indikasi positif. Sisi infrastruktur Jerman nampak menonjol dari perlengkapan Rumah Sakit, Jerman memiliki rumah sakit dengan perlengkapan terbaik di setiap 16 negara bagian. Rata-rata rumah sakit Jerman mampu menampung 1.000 pasien dalam satu RS. Terakhir, Jerman memiliki manajemen krisis yang baik dipimpin oleh Kanselir Jerman Angela Merkel yang langsung membawahi para ilmuwan dan dokter-dekter terbaik di negaranya. Secara umum strategi Jerman dalam menangani sebaran adalah mendengungkan isolasi mandiri, social distancing, melarang perkumpulan massal, menutup sekolah-sekolah dan kebijakan Lockdown. Kebijakan ekonomi yang dilakukan Jerman adalah menangguhkan pinjaman atau kredit untuk perusahaan, memberikan subsidi pendapatan kepada pekerja terdampak, pelunakan pajak dan penjaminan keamanan sosial di setiap negara bagian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya