5 Tips Tetap Sehat Saat Pandemi Corona Covid-19, Bisa Dilakukan Bersama Keluarga

Virus corona telah menyebar ke seluruh dunia. Anda perlu tahu cara menjaga kesehatan tubuh agar tidak ikut terinfeksi.

oleh Alfi YudaDiterbitkan 08 April 2020, 08:15 WIB
Sayuran hijau dan Buah (sumber: iStockphoto)

Jakarta - COVID-19 yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 telah menyebar ke seluruh dunia. Dampaknya, sebagian besar aktivitas diberhentikan sementara untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Sekolah, kantor, pasar, dan tempat keramaian lain hampir tak ada aktivitas. Untuk sementara, sebisa mungkin semua kegiatan dilakukan di rumah masing-masing.

Keterbatasan ini menjadi tantangan. Kita dituntut melewati hari-hari, yang mungkin sudah memasuki minggu kedua atau ketiga, dengan beraktivitas di rumah saja.

Berbagai cara dan tips sudah dilakukan untuk membuat hari-hari selama di rumah akibat pandemi virus corona ini tetap produktif. Mulai bekerja "seperti biasa" dan belajar secara rutin, hingga berolahraga serta melakukan aktivitas lainnya.

Satu hal penting, semua aktivitas yang dilakukan hendaknya bisa membawa kondiisi fisik dan mental kita tetap terjaga baik, tidak mengalami gangguan.

Hal itu berkaitan dengan sistem imunitas tubuh. Seperti diketahui, imun yang rendah mungkin akibat mengalami gangguan fisik dan mental, justru berpotensi membuat kita rawan terinfeksi virus corona.

Secara khusus ada berbagai cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda dan keluarga selama pandemi virus corona.

Berikut Bola.com membagikan tips tetap sehat yang bisa dilakukan bersama seluruh anggota keluarga seperti dilansir dari UNICEF, Selasa (7/4/2020).

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.


1. Rutin Asupan Buah dan Sayuran

Mengonsumsi lebih banyak buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan satu di antara pola hidup sehat, sangat penting dilakukan ketika masa pandemi virus corona saat ini.

Buah dan sayur juga merupakan sumber serat, vitamin dan mineral, serta senyawa penting lain yang dibutuhkan tubuh.

Simpan buah-buahan dan sayuran di lemari es untuk memungkinkan mempertahankan nutrisi yang terkandung, selain dimakan saat segar.

Penting untuk memastikan anak-anak masih mendapatkan banyak buah dan sayuran dalam makanan mereka.

Makan tidak sekadar jadi pemuas selera dan pengisi perut saja, melainkan juga menjadi salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan.


2. Bahan Makan Kering atau Kalengan Sebagai Alternatif

Gambar ilustrasi

Produk segar hampir selalu merupakan pilihan terbaik, tetapi ketika tidak tersedia banyak alternatif sehat yang mudah disimpan dan disiapkan, makanan kaleng merupakan satu di antara solusi praktis.

Lanjut Baca:

Makanan kaleng memiliki kandungan gizi yang berbeda, tergantung dari bahan dasar yang digunakan. Makanan yang diolah dan dikemas dalam kaleng memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan makanan lainnya. Masyarakat makin membutuhkan produk makanan yang praktis, lezat, dan bisa dinikmati kapan saja. Makanan kaleng hanya perlu dihangatkan selama lima hingga 10 menit sebelum siap disantap. Sayuran kalengan, seperti tomat, memang cenderung mengandung jumlah vitamin yang lebih rendah daripada produk segar, tetapi itu pilihan bagus jika dalam kondisi segar. Olahan makanan kering, seperti kacang kering, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti lentil, kacang polong, beras, couscous atau quinoa juga bergizi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya