Jakarta - Selama masa karantina akibat pandemi virus corona, kondisi tubuh dan pikiran yang tertekan memungkinkan munculnya kegelisahan, kecemasan, dan stres. Padahal, hal-hal itu bisa memicu persoalan gangguan kesehatan serius pada tubuh.
Di sisi lain, sangat wajar seseorang merasa panik ketika ada yang salah, dan khawatir tentang hal-hal yang tidak disukai.
Advertisement
Ada beberapa cara yang bisa membantu Anda mendapatkan suasana hati yang lebih baik, lebih tenang.
Satu di antaranya adalah dengan melakukan olahraga. Olahraga dipercaya membuat tubuh merasa lebih baik.
Dengan berolahraga, tubuh melepas hormon endorfin, yakni zat kimia seperti morfin yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh dan memiliki peran dalam membantu mengurangi rasa sakit saat memicu perasaan positif.
Semua zat kimia yang dilepaskan otak akan bekerja sama, membuat Anda merasa lebih baik.
Setidaknya ada lima jenis olahraga yang bisa membantu Anda meredakan kecemasan yang dirasakan, khususnya di masa pandemi Corona COVID-19 seperti sekarang ini.
Berikut daftar lima olahraga tersebut, dikumpulkan Bola.com, Jumat (3/4/2020), dari Viral Ventura. Anda bisa langsung mempraktikkannya di masa karantina mandiri karena lima olahraga ini bisa dilakukan di rumah dan di area kediaman Anda
**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.
Meditasi
1. Berlari
Olahraga pertama untuk membantu mengatasi kecemasan adalah berlari di sekitar rumah Anda. Berlari mampu meningkatkan detak jantung dan melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.
Berlari mampu meningkatkan hormon endorfin yang menjadi obat untuk mengatasi kecemasan.
2. Meditasi
Dalam penelitian menyatakan bahwa mengambil napas dalam-dalam akan menenangkan sistem saraf dan menghilangkan stres. Meditasi juga memperkuat perasaan hubungan sosial, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Meditasi dapat dilakukan oleh semua kelompok umur. Meditasi sangat dianjurkan untuk penderita post-traumatic stress disorder (PTSD).
Bermeditasi membuat Anda fokus pada pernapasan dengan mengontrol asupan oksigen dan aliran karbon dioksida. Bermeditasi juga membuat otak mendapatkan sinyal untuk menenangkan diri dan membuat Anda mampu mengendalikan emosi.