Demo Guru di Bekasi

Pada awal tahun ajaran baru diwarnai berbagai kejadian. Di Bekasi, Jawa Barat, ratusan guru sekolah swasta menutup pintu tol, untuk memprotes penerimaan siswa baru yang merugikan sekolah swasta.

oleh Liputan6 diperbarui 16 Jul 2012, 16:14 WIB
Liputan6.com, Bekasi: Hari pertama tahun ajaran baru diwarnai berbagai kejadian. Di Bekasi, Jawa Barat, ratusan guru sekolah swasta menutup pintu tol, untuk memprotes penerimaan siswa baru yang merugikan sekolah swasta. Sementara di Manokwari, Papua Barat, ratusan sebuah taman kanak-kanak telantar karena sekolah mereka disegel orang tak dikenal.

Sekitar 300 guru sekolah swasta Kota Bekasi berjalan melintasi Jalan Ahmad Yani. Polisi berjaga-jaga untuk mengantisipasi anarki. Para guru itu memang tidak melakukan kekerasan, namun mereka memicu kekacauan lalu lintas dengan menutup gerbang Tol Bekasi Barat.

Para guru ini memprotes sistem penerimaan peserta didik, PPDB, Kota Bekasi karena dituding merugikan sekolah swasta. Mereka menuding sekolah negeri curang karena menerima murid jauh melebihi ketentuan.

Sementara di Manokwari, Papua Barat, murid-murid TK Santarita di Manokwari, Papua Barat malah disuguhi keributan orang-orang dewasa, termasuk orangtua mereka yang tak mereka pahami. Yang mereka tahu, mereka tak bisa masuk sekolah karena sekolah disegel orang tak dikenal.

Penyegelan sekolah dan keributan itu adalah buntut kisruh kepengurusan Yayasan Pengelola TK Santarita. Kisruh yang akhirnya membuat murid-murid menjadi korban.

Di Denpasar, Bali, tahun ajaran baru diawali dengan masa orientasi siswa atau MOS. Tahun ini, semua sekolah sepakat menggelar MOS tanpa kekerasan. Sesuai instruksi Dinas Pendidikan, masa orientasi siswa harus menghindari hukuman fisik dan atribut yang tidak mendidik. (FRD)





NICO PATTIPAWAE/MELAPORKAN DARI/MANOKWARI/PAPUA BARAT///
DARI BEKASI MUHABAR MELAPORKAN//

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya