Jakarta - Merokok, seperti sudah diketahui bersama, tidak baik untuk kesehatan. Baik Anda perokok aktif maupun perokok pasif, berisiko terkena gangguan kesehatan. Di masa pandemi virus Corona seperti saat ini, bisa jadi momentum bagi Anda untuk menghentikan kebiasaan merokok.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut perokok lebih rentan terhadap virus Corona. Pasalnya, perokok menyentuh mulut dengan jari-jari yang kemungkinan terkontaminasi. Akibatnya, virus menyentuh mulut dan bisa masuk tubuh.
Advertisement
Selain itu, tembakau melemahkan sistem pernapasan Anda sehingga Anda lebih rentan terhadap virus Corona.
Menurut penelitian, di Amerika Serikat, setiap tahunnya 480 ribu orang meninggal dunia akibat mengidap penyakit-penyakit yang berkaitan dengan kebiasaan merokok, yang menjadikan merokok sebagai penyebab utama kematian, yang sebenarnya dapat dicegah di Negara Paman Sam.
Sementara menurut WHO, 8 juta orang di seluruh dunia meninggal dunia setiap tahunnya akibat gangguan kesehatan, baik sebagai perokok aktif maupun pasif.
Di Indonesia, jumlah perokok sangat tinggi. Menurut World Population Review, tingkat merokok di Indonesia mencapai 39,90 persen dan masuk daftar 10 negara dengan tingkat merokok tertinggi di dunia.
Itulah mengapa, dalam masa pandemi virus Corona, masyarakat perlu diperingatkan akan risiko merokok.
Merokok dapat meningkatkan risiko infeksi virus corona yang memperparah komplikasi penyakit akibat COVID-19.
Persoalannya, kebiasaan merokok kadang sulit untuk dihentikan dan bersifat adiktif. Meski begitu, tetap ada beberapa cara yang bisa Anda coba jika memutuskan untuk berhenti dari kebiasaan merokok.
Yang pertama, tentu harus dipahami, memutuskan berhenti merokok membutuhkan komitmen, tekad, dan kesabaran.
Bola.com telah merangkum dari berbagai sumber, Senin (30/3/2020), tujuh tips untuk berhenti merokok, satu di antaranya untuk menghindari risiko terinfeksi COVID-19.
**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.
1. Cold Turkey
Dilansir dari Dokter Sehat, Cold Turkey adalah sebuah metode yang dilakukan dengan tidak merokok sama sekali secara langsung.
Namun, metode ini memiliki efek samping, mengingat nikotin dalah candu yang cukup kuat untuh tubuh. Langsung berhenti begitu saja, efeknya bisa disamakan dengan alhokol atau bahkan obat terlarang lainnya.