Hantavirus yang Muncul di China Tidak Menular Antarmanusia

Belakangan, bukan hanya virus corona covid 19 yang mengancam, melainkan juga Hantavirus.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 26 Maret 2020, 20:00 WIB
Hantavirus tidak menular antarmanusia seperti halnya virus Corona penyebab COVID-19. (Bola.com/Pixabay)

Jakarta - Belakangan, bukan hanya virus corona covid 19 yang mengancam, melainkan juga Hantavirus. Seorang pria di China, baru-baru ini dikabarkan meninggal dunia setelah beberapa hari positif terinfeksi Hantavirus.

Seperti dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention CDC), Hantavirus atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) merupakan penyakit pernapasan yang parah dan bisa berakibat fatal pada manusia.

Virus ini dibawa oleh binatang pengerat, seperti tikus. Penyakit paru ini memiliki gejala yang sama seperti flu.

Muncul kekhawatiran, masyarakat akan menjadi panik mengingat virus ini kemunculannya juga dari China, sama halnya virus Corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19.

Meski tetap perlu waspada, masyarakat tak perlu panik karena Hantavirus dari China ini tak bisa menular antarmanusia. Menurut Ilmuwan asal Swedia, Dr Sumaiyah Shaikh, Hantavirus Pulmonary Syndrome ini virus yang sudah ada sejak lama.

Hantavirus kali pertama muncul pada 1950 di sungai Hanta tempat perang Korea dan Amerika Serikat.

Untuk tetap memberikan ketenangan dengan munculnya kasus baru mengenai Hantavirus dari China ini, berikut penjelasan lengkapnya.


Tak Menular Antarmanusia

Sebelum terjadi di China awal pekan ini, kasus serupa mengenai Hantavirus Pulmonary Syndrome, yang menyebabkan kematian juga terjadi di New York pada 2018.

Jika di China, Hantavirus menyebabkan kematian penumpang bus, kasus Hantavirus di New York menyebabkan kematian seorang penunggang kuda di Benmnt Park.

Kendati demikian, Dr Sumaiya Shaikh menjelaskan warga dunia tak perlu panik akan Hantavirus. Virus ini tidak menyebar seperti COVID-19. Virus ini tidak menular antarmanusia.

“Jangan panik, kecuali Anda berencana untuk makan tikus,” ujar Sumaiyah Shaikh.

Hal ini juga dipertegas oleh Badan Pengontrol Penyakit Amerika (CDC) yang menyebutkan bahwa Hantavirus sangat jarang terjadi. Penyakit paru-paru ini memiliki tingkat kematian antara 38-40 persen. Penyakit paru Hantavirus ini tak bisa menular antarmanusia.


Cara Penularan

Ilustrasi Tikus (Foto: Pixabay)

Penyakit paru Hantavirus tak bisa menular antarmanusia, tetapi hanya bisa ditularkan melalui hewan pengerat ke manusia.

Biasanya penularan ini hanya bisa terjadi ketika udara yang sudah terkontaminasi oleh kotoran, urin, air liur binatang pengerat itu terhirup oleh manusia.

Lanjut Baca:

Atau, bisa juga ketika manusia memegang binatang pengerat tersebut tanpa menggunakan perantara atau dengan tangan kosong, kemudian memegang wajah dan hidung. Sedangkan dalam kasus yang jarang terjadi bisa melalui gigitan tikus. Organisasi Kesehatan Dunia juga menyebutkan bahwa kasus Hantavirus ini biasanya terjadi di daerah pedesaan, hutan, ladang, dan peternakan karena di sana terdapat banyak Tikus Sylvatic, yang menampung virus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya