Pemerintah Sebut Situs Pendaftaran Kartu Prakerja Belum Sempurna

Program Kartu Prakerja hari ini merilis website www.prakerja.go.id.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 20 Maret 2020, 13:45 WIB
Calon Presiden petahana Joko Widodo saat memberikan pidato politiknya pada acara Festival Satu Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/3). Pada pidatonya Jokowi mengenalkan kartu prakerja bila terpilih. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Program Kartu Prakerja hari ini merilis website www.prakerja.go.id. Situs ini merupakan sumber informasi bagi masayarakat terkait program pembiayaan pelatihan kerja.

Direktur Eksekutif Program Kartu Pra Kerja Denni Puspa Purbasari meyakini penentu dari keberhasilan program ini diawali ketika penerima manfaat memiliki cukup punya info dan edukasi. Sehingga ketika menerima bantuan bisa memilih pelatihan sesuai dengan peminatan.

Denni menyebut, situs didesain interaktif dan menyeseuaikan dengan gaya anak muda. Sebab target utama program ini merupakan calon pekerja muda berusia 18-24 tahun.

"Memang senagaja gaya anak muda karena target utamanya adik-adik para pencari kerja yang usianya muda," kata Denni di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020).

Didalam situs ini memuat informasi tentang program Kartu Prakerja. Informasi disajikan dalam bentuk tanya-jawa. Terbagi menjadi 9 bagian, yaitu Tentang Kartu Prakerja, Akun Saya, Pendaftaran Kartu Prakerja, Tes Kemampuan Dasar, Persetujuan Kartu Prakerja, Pagu Bantuan Biaya Pelatihan, Pembelian Pelatihan di Platform Digital Mitra dan Insentif Pasca Pelatihan.

Denni menyadari situs ini masih belum sempurna. Dia meyakinkan, dalam dua minggu akan ada fitur pendaftaran di situs tersebut.

Sehingga calon peserta Kartu Prakerja bisa langsung mendaftarkan diri secara online. Dia berjanji situs ini bakal bisa digunakan dalam 2 minggu.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Proses Pendaftaran Online

Capres petahana Jokowi menunjukkan contoh kartu prakerja, yang merupakan program baru bila terpilih kembali di Pilpres mendatang. (Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin)

Denni menjelaskan, proses pendaftraran memang sengaja dibuat secara online untuk menghindari adanya duplikasi atau penggandaan dari pemanfaatan program dan klaim insentif.

"Kami usaha keras dalam dua minggu ke depan di minggu pertama April sudah ada pendaftraran sekarang," kata Denni.

Selain website, Denni juga memanfaatkan media sosial untuk sarana informasi dan edukasi. Selama masa sosialisasi dua minggu, pihaknya akan secara masif mempromosikan program Kartu Prakerja.

Sosialisasi secara terjun langsung ke lapangan juga akan dilaksanankan. Saat ini timnya akan mulai promosi di Kepulauan Riau, Bali dan Sulawesi Utara.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya