Mantan Kabakamla Sebut Bakamla Masih Perlu Banyak Kapal

Mantan Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI (Pur) Achmad Taufiqoerrochman mengatakan, masih banyak yang perlu diperkuat di tempat institusinya dulu bernaung.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 14 Februari 2020, 20:00 WIB
Kepala Bakamla Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman memberikan keterangan usai keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Kamis (17/1). Taufiqoerrochman datang untuk audiensi dengan pimpinan KPK terkait pencegahan tindak pidana korupsi. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI (Pur) Achmad Taufiqoerrochman mengatakan, masih banyak yang perlu diperkuat di tempat institusinya dulu bernaung. Hal ini, lanjut dia, terlihat saat menyusun konsep dan operasi untuk Bakamla.

"Dari susunan bertempur inilah muncul multiyears planning. Dari situlah kita butuh 77 kapal minimal dengan beberapa pesawat dan sebagainya. Kita baru ada 10, bayangkan, tugasnya berat," kata Achmad di Bakamla, Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Dia menuturkan, saat ini, untuk urusan personel, Bakamla masih berupa task force. Seharusnya, kata dia, Bakamla independen 

"Ini tidak boleh terjadi. Kenapa? Karena Bakamla bukan satuan tugas. Bukan task force. Karena dia melakukan tugas saya luas dan berlanjut. Maka dia harus independen. Seperti yang kemarin, disampaikan Presiden bahwa ke depan akan diisi penuh oleh personel Bakamla," ungkap Achmad.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Yakin

Kepala Bakamla Laksmada Madya TNI Aan Kurnia usai serah terima jabatan dengan Laksamana Madya TNI (Pur) Achmad Taufiqoerrochman. (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

Dia pun yakin, ke depan pemerintah akan mendukung cita-citanya ini.

"Seperti yang kemarin disampaikan presiden bahwa ke depan akan diisi penuh oleh personel Bakamla," pungkasnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya