10 Pemain dengan Nilai Pasar Termahal di Liga 1 2020

Pemain asing masih mendominiasi nilai pasar termahal di Liga 1 2020. Dari 10 pemain ini tidak ada yang berpaspor Indonesia.

oleh Hanif Sri YuliantoDiterbitkan 14 Februari 2020, 06:30 WIB
Direksi PT Liga Indonesia Baru bersama Direktur Programming Surya Citra Media, Harsiwi Achmad, saat mengumumkan Emtek Group sebagai pemegang hak siar Liga 1 2020. (Bola.com/Yoppy Renato)

Jakarta - Liga 1 2020 tak lama lagi akan segera bergulir. Rencananya, kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia ini akan dimulai pada 29 Februari 2020.

Klub-klub peserta Liga 1 2020 sudah menyusun skuat untuk mengarungi musim 2020. Persija Jakarta contohnya,. Macan Kemayoran mendatangkan pemain-pemain bintang untuk memperbaiki performa tim.

Musim lalu, Persija hanya finis di peringkat kesepuluh dengan torehan 44 poin. Padahal saat itu, Macan Kemayoran berstatus juara bertahan.

Tak ingin mengulangi prestasi musim lalu, Persija Jakarta mendatangkan Otavio Dutra, Evan Dimas Darmono, Alfath Fathier, hingga Osvaldo Haay.

Selain Persija Jakarta, Bhayakara FC juga menambah amunisi dengan mendatangkan banyak pemain bintang, termasuk Andik Vermansah.

Nama-nama yang disebutkan tadi merupakan pemain Indonesia. Mereka memiliki nilai pasar yang tinggi, namun banderolnya tidak termasuk yang termahal di Liga 1 2020.

Melansir Transfermarkt, berikut ini 10 besar pemain dengan nilai pasar tertinggi di Liga 1 2020,yang semuanya pemain asing. 


1. Brwa Nouri

Gelandang Bali United, Brwa Nouri, berusaha melewati gelandang Bhayangkara FC, Reksa Maulana, pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (14/3). Bhayangkara menang 4-1 atas Bali. (Bola.com/Yoppy Renato)

Brwa Nouri merupakan pemain asing yang dimiliki oleh Bali United. Ia lahir di Iran namun berkewarganegaraan Irak.

Nouri menjadi pemain asing dengan nilai pasar termahal menjelang Liga 1 2020. Ia memiliki nilai pasar mencapai 600 ribu euro (Rp8,9 miliar).


2. Marko Simic

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang 757 Kepri Jaya pada laga Piala Indonesia di Stadion Patriot Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/1). Persija menang 8-2 atas Kepri. (Bola.com/Yoppy Renato)

Marko Simic merupakan ujung tombak Persija Jakarta sejak 2018. Pria berpaspor Kroasia tersebut memiliki nilai pasar mencapai 550 ribu euro (Rp8,1 miliar).

Ia sukses mempersembahkan gelar Liga 1 2018 untuk Persija Jakarta.


3. Matias Malvino

Bek anyar Arema FC, Matias Malvino. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Matias Malvino merupakan rekrutan baru Arema FC. Dia merupakan bek asal Uruguay.

Malvino memiliki nilai pasar 500 ribu euro (Rp7,4 miliar). Ia juga memiliki harapan bisa sesukses Esteban Guilen dan Cristian Gonzalez di Arema.


4. Makan Konate

Ekspresi gelandang Persebaya, Makan Konate, setelah gagal penalti saat melawan Bhayangkara FC di Piala Gubernur Jatim 2020 (12/2/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Makan Konate resmi berseragam Persebaya Suarabaya untuk Liga 1 2020. Musim lalu, ia memperkuat musuh bebuyutan Bajul Ijo, Arema FC.

Gelandang asal Mali ini memiliki nilai pasar sebesar 475 ribu euro (Rp7 miliar).


5. Ezechiel Ndouasel

Striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douasel, bersiap saat akan melawan TIRA Persikabo pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (2/3). Persib kalah 1-2 dari TIRA. (Bola.com/Yoppy Renato)

Ezechiel Ndouasel akan memulai karier baru bersama Bhayangkara FC untuk musim 2020. Sebelumnya, ia adalah ujung tombak andalan Persib Bandung.

Lanjut Baca:

Striker Timnas Chad ini memiliki nilai pasar senilai 475 ribu euro (Rp7 miliar).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya