MU Terpuruk, Ini 4 Dosa Petinggi Klub di Mata Rio Ferdinand

Eks bintang lini belakang Manchester United (MU), Rio Ferdinand, mengkritik petinggi klub menyusul buruknya performa Setan Merah belakangan ini.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 25 Januari 2020, 18:10 WIB
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer bersama timnya, Daniel James, Phil Jones dan Aaron Wan-Bissaka meninggalkan lapangan setelah laga lanjutan Liga Inggris kontra Burnley di Old Trafford, Rabu (23/1/2020). MU tidak berdaya di kandang sendiri usai takluk 0-2 dari Burnley. (Paul ELLIS/AFP)

Manchester - Eks bintang lini belakang Manchester United (MU), Rio Ferdinand, mengkritik petinggi klub menyusul buruknya performa Setan Merah belakangan ini. Terakhir MU dipermalukan Burnley 0-2 dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB.

Dua gol Burnley yang membuat publik Old Trafford terdiam dilesakkan Chris Wood pada menit ke-39 dan Jay Rodriguez di menit ke--56. MU tak mampu meresponsnya dengan gol balasan hingga pertandingan bubar.

Kekalahan tersebut membuat Setan Merah tetap tercecer di peringkat kelima dengan raihan 34 poin atau tertinggal 30 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. MU berjarak enam poin dari peringkat keempat, Chelsea, yang menjadi batas tiket Liga Champions musim depan. 

Ini juga menjadi kekalahan beruntun Manchester United dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, MU keok dari Liverpool, juga dengan skor 0-2. 

Fans Manchester United mulai habis kesabaran dengan berbagai hasil buruk sepanjang musim ini. Tagar #Oleout alias menuntut Ole Gunnar Solskjaer dipecat membanjiri lini masa media sosial hingga menjadi trending di dunia. Mereka mengaku kecewa dan malu dengan kemunduran yang dialami MU. 

Sikap Rio Ferdinand tak jauh berbeda. Dia mengaku frustrasi dan malu melihat kinerja Manchester United yang makin buruk. Bahkan, mantan bek Timnas Inggris itu juga mengirim kritik keras untuk petinggi Manchester United. Berikut empat dosa besar petinggi MU menurut Ferdinand. 

 

Saksikan Video MU di Bawah Ini


1. Belanja Besar Tanpa Hasil Sepadan

Rio Ferdinand. (AFP/Patrik Stollarz)

Rio Ferdinand mempertanyakan langkah Manchester United yang telah menggelontorkan 600 juta pounds dalam beberapa musim terakhir untuk membangun skuat. Menurut Ferdinand belanja besar tersebut tak menunjukkan hasil sepadan. 

Alih-alih, performa Manchester United malah kian terpuruk. Bahkan, dalam beberapa musim terakhir Setan Merah kesulitan menembus zona Liga Champions. 

Ferdinand menilai gelontoran uang besar itu seperti sia-sia. "Anda bilang 600 juta pounds (Rp10,7 triliun) telah dihabiskan untuk membangun skuat, tapi di bagian apa? Saya tak melihat itu," kata Ferdinand, seperti dilansir Manchester Evening News

 


2. Tak Ada Tanda-tanda Membangun Pondasi Klub

Gelandang Manchester United (MU), Fred bereaksi saat meninggalkan lapangan setelah pertandingan pekan ke-24 kompetisi Liga Inggris 2019-2020 kontra Burnley di Old Trafford, Rabu (23/1/2020). MU tidak berdaya di kandang sendiri usai takluk 0-2 dari Burnley. (Paul ELLIS/AFP)

Rio Ferdinand menilai tak ada tanda-tanda Manchester United membangun skuat untuk pondasi masa depan klub. Padahal itu selalu menjadi filosofi MU, untuk selalu berusaha meletakkan pondasi klub yang kukuh sembari mengejar berbagai gelar. 

Lanjut Baca:

Yang terjadi, Setan Merah terpuruk dan tidak ada sinyal punya skuat tangguh yang bisa kompetitif pada beberapa tahun ke depan.  "Saya tak melihat efek uang yang dikeluarkan. Tak ada sesuatu yang meyakinkan saya bahwa ini adalah pondasi klub untuk masa depan," sergah Ferdinand.  "Saya duduk di sini dan sejujurnya, saya malu."   

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya