Liputan6.com, Lembang - Nurul Fikri Boarding School (NFBS) menggelar kejuaraan Panahan International, Lembang Pro Archery Championship 2020, di Lapangan Panahan SMP dan SMA NFBS Lembang, Desa Cibodas, Kabupaten Bandung, Jumat (24/01/2020). Ajang yang digelar sejak pagi hingga petang itu berlangsung semarak.
Tak kurang 900 peserta ambil bagian di kejuaraan panahan ini. Ajang perdana yang bakal berlangsung hingga 2 Februari tersebut, mempertandingkan 10 kategori yakni Wooden Bow U-9, Fita Recurve U-12, Fita Recurve U-16, Fita Compound U-16, Fita Recurve Adult, Fita Compound Adult, Wooden Wood Adult, Barebow 20 (meter), Barebow 50 (M) serta Horsebow Festival.
Advertisement
“Kami sangat bersyukur karena animo peserta ternyata sangat tinggi. Padahal target kami hanya 800-an peserta dan hanya se-Jawa Barat (Jabar),” terang Ridwan Hakim, SC (steering committee/panitia pengarah) NFBS Lembang Pro Archery Championship 2020 sekaligus Direktur Pengembangan Sarana dan Prasarana NFBS Lembang, di lokasi.
Peserta kejuaraan panahan ini tidak hanya dari Jabar, tapi juga ada yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Lombok, bahkan Malaysia, Singapura dan Filipina.
“Mayoritas mereka pelajar. Itu karena kami juga aktif mengikuti ajang-ajang serupa di luar sehingga begitu kami yang mengadakan, banyak yang ingin ikut serta sebagai solidaritas dan mengejar prestasi,” imbuhnya.
Dalam paparannya, panahan menjadi ekstrakulikuler wajib bagi siswa dan siswi NFBS Lembang. Khususnya yang masih di tahun pertama. Sebagai catatan, Nurul Fikri Boarding School merupakan sekolah berasrama yang mengintegrasikan program pendidikan ilmu agama Islam dan ilmu umum.
Uji Kemampuan
Kesempatan itu juga bertujuan untuk menjadi ajang menguji kemampuan, khususnya para siswa dalam bersaing dengan pemanah dari berbagai daerah.
“Kualitas dan jam terbang para peserta otomatis bertambah. Ini juga sebagai bentuk upaya kami dalam melakukan kaderisasi atlet lokal, di Lembang dan juga bagi Jawa Barat. Semoga geliatnya lebih maju lagi. Kami ingin punya kegiatan yang bisa menjadi representasi bagus. Ajang ini kalau di Jabar menjadi yang terbesar, dari sisi kualitas dan jumlah pesertanya,” katanya.