8 Klub Besar dengan Utang Terbanyak, Salah Satunya MU

Setiap klub tentunya sangat berharap kehadiran pemain bintang akan mendongkrak performa tim. Beberapa pemain bintang justru tampil melempem dan membuat klub terpuruk.

oleh Faozan Tri NugrohoDiterbitkan 23 Januari 2020, 06:30 WIB
Para pemain Juventus merayakan gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo ke gawang AS Roma pada laga Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (12/1/2020). AS Roma takluk 1-2 dari Juventus. (AP/Alfredo Falcone)

Jakarta Uang berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah klub sepak bola. Dengan adanya dana yang melimpah klub bisa mendatangkan pemain berlabel bintang yang tentunya memiliki banderol selangit.

Setiap klub tentunya sangat berharap kehadiran pemain bintang akan mendongkrak performa tim. Tak hanya membuat permainan lebih baik, melainkan juga menarik penonton sepak bola hadir ke lapangan.

Selain itu, penjualan jersey pemain bintang bisa menambah pemasukan klub. Tak jarang klub rela berutang demi mendatangkan pemain bintang dan berharap bisa mendapatkan pemasukkan lebih dengan adanya pemain tersebut.

Namun, hal tersebut terkadang tak sesuai dengan ekspektasi. Beberapa pemain bintang justru tampil melempem dan membuat klub terpuruk.

Situasi tersebut tentunya akan membuat para penggemar enggan datang ke stadion dan membeli marchendise klub. Alhasil, pengeluaran melebihi pemasukkan yang membuat neraca keuangan menjadi tak seimbang.

Padahal, UEFA sejak 2013 sudah memberlakukan aturan financial fair play yang melarang klub memiliki pengeluaran melebihi pemasukkan.

Di sisi lain, klub sudah berhutang demi mendatangkan dan membayar gaji pemain. Berikut ini Bola.com mengutip dari Ronaldo.com, Senin (21/1/2020), delapan klub raksasa dengan utang terbanyak.


8. AC Milan

Zlatan Ibrahimovic merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Cagliari. AC Milan unggul 2-0. (Dok. AC Milan)

Kondisi AC Milan dalam beberapa tahun belakangan bisa dibilang berantakan. Klub yang bermarkas di San Siro itu terpuruk baik di liga domestik maupun kancah Eropa.

Bahkan, AC Milan harus didiskualifikasi dari ajang Liga Europa 2019-2020 karena melanggar Financial Fair Play (FFP). Wajar tentunya jika Rossoneri mempunyai banyak hutang.

Saat ini, AC Milan mempunyai hutang sekitar 260 juta euro atau setara dengan Rp3,9 triliun.


7. Valencia

Skuat Valencia merayakan gol ke gawang Chelsea. (Dok. Twitter/Valencia CF)

Valencia bisa dibilang satu di antara klub besar yang ada di Spanyol. Tentunya miris melihat Valencia harus berjuang dengan kondisi keuangannya.

Situasi keuangan Valencia sudah terpuruk sejak 2009. Itu artinya sudah sekitar 10 tahun Valencia barmasalah dalam hal keuangan.

Bahkan, Valencia belum menyelesaikan renovasi stadion Mestalla. Saat ini, Valencia ditaksir mempunyai hutang sekitar 274 juta euro atau Rp4,14 triliun.


6. AS Roma

Para pemain AS Roma merayakan gol yang dicetak Diego Perotti ke gawang Wolfsberg pada laga Liga Europa di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (12/12). Kedua klub bermain imbang 2-2. (AFP/Filippo Monteforte)

Dalam beberapa tahun terakhir AS Roma kerap berurusan dengan utang. Kondisi tersebut membuat Presiden AS Roma, James Palotta, mencari seseorang yang mau membeli AS Roma.

Lanjut Baca:

Saat ini, klub yang bermarkas di stadion Olimpico itu mempunyai utang senilai 312 juta euro atau setara dengan Rp 4,7 triliun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya