Jakarta - Persija Jakarta telah memastikan pelatih asal Brasil, Sergio Farias, menjadi arsitek tim berjulukan Macan Kemayoran itu pada musim kompetisi 2020. Pelatih berusia 52 tahun ini punya sejumlah catatan meraih gelar juara sebagai manajer tim, tapi tidak dalam dekade terakhir.
Sergio Farias ditunjuk menjadi pelatih Persija Jakarta untuk musim 2020 dengan durasi kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan. Seperti yang diungkapkan Presiden Persija, Ferry Paulus, dalam situs resmi klub, Farias pernah membawa klub Korea Selatan, Pohang Steelers meraih sejumlah gelar juara, hingga yang terbaik di Asia.
Advertisement
"Sergio sebelumnya pernah membesut klub profesional asal Korea Selatan dan berhasil menjadi kampiun di liga dan menjadi juara antarklub di Asia. Itu pertimbangan kami merekrutnya. Kami yakin bisa membawa Persija juara sesuai target kami," ujar Ferry Paulus.
Catatan juara Farias memang paling banyak diraih saat membesut Pohang Steelers. Datang ke klub Korea Selatan itu pada 2005, Farias memberikan empat gelar juara, yaitu gelar K-League 2007, Korean FA Cup 2008, K-League Cup 2009, dan Liga Champions Asia 2009.
Keberhasilan membawa Pohang Steelers menjadi juara Liga Champions Asia 2009 membuat Farias mendapatkan kesempatan untuk membawa tim berkiprah di Piala Dunia Antarklub 2009. Pohang Steelers pun menjadi tim peringkat ketiga dalam turnamen yang melibatkan juara dari kompetisi terbaik di setiap benua itu.
Sebelum mempersembahkan begitu banyak gelar juara untuk Pohang Steelers, Farias membawa Timnas Brasil U-17 menjadi yang terbaik di Kejuaraan Amerika Selatan pada 2001. Setelah itu membawa klub Uniao Barbarense menjadi juara Serie C Brasil 2004. Catatan itu tentu menjadi warna menarik bagi Persija Jakarta yang kini merekrutnya menjadi pelatih kepala untuk musim 2020.
Video Pilihan
10 Tahun Terakhir Tanpa Gelar Juara
Keberhasilan Sergio Farias membawa Pohang Steelers meraih sejumlah gelar juara membuat pelatih asal Brasil ini pun diminati banyak klub Asia. Maklum Pohang Steelers merupakan tim Asia pertama yang dibesut Farias dalam kariernya.
Namun, bersama Pohang Steelers Farias juga meraih gelar juara yang terakhir dalam karier kepelatihannya hingga saat ini. Selama 10 tahun terakhir, tak ada satu pun gelar juara dipersembahkan Farias untuk delapan tim yang dibesutnya sebelum bergabung bersama Persija Jakarta.