Jokowi: Ekosistem dan Ekologi Rusak Sebabkan Banjir

Jokowi meminta semua pihak harus bekerja sama. Mulai dari pemerintah pusat, Pemprov, Pemkab dalam menangani banjir.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 02 Januari 2020, 12:40 WIB
Presiden Jokowi meninjau ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).(Liputan6.com/ Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi menyatakan, banjir yang menerjang Jakarta dan sekitarnya  disebabkan kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi hingga kesalahan masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

"Karena ada yang disebabkan oleh kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah dimana-dimana banyak hal," kata Jokowi usai membuka perdagangan perdana saham tahun 2020 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020).

Sebab itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta semua pihak harus bekerja sama. Mulai dari pemerintah pusat, Pemprov, Pemkab dalam menangani banjir.

"Sehingga semuanya bisa tertangani dengan baik. Tapi yang paling penting pada saat kejadian seperti yang sekarang ini evakuasi korban banjir," jelas Jokowi.

Tidak hanya itu, Jokowi juga menjelaskan keselamatan dan keamanan masyarakat harus diutamakan.Dia juga berjanji nantinya penanganan banjir akan diselesaikan setelah penanganan evakuasi.

"Nanti urusan penanganan banjir secara infrastrukturnya akan kita bicarakan setelah penanganan evakuasi selesai," ungkap Jokowi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya