Zlatan Ibrahimovic Kembali ke AC Milan, Berikut 4 Tantangan Beratnya

Mantan striker Timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic akan menghadapi empat tantangan berat setelah memutuskan kembali ke AC Milan.

oleh Hesti Puji LestariDiterbitkan 29 Desember 2019, 10:55 WIB
4. Zlatan Ibrahimovic - Mantan bomber Nerazzuri tersebut gagal tampilkan performa ciamik saat berseragam Barcelona. Alhasil pemain jangkung itu dilego ke AC Milan dan menjuarai Liga Italia Serie A pada tahun perdananya. (AFP/Giuseppe Cacace)

Milan - Zlatan Ibrahimovic memutuskan kembali ke AC Milan setelah dikaitkan dengan sejumlah klub. Namun, striker asal Swedia itu memiliki tantangan superberat untuk keputusannya itu.

Zlatan Ibrahimovic bukan nama baru bagi pencinta I Rossoneri. Penyerang berusia 38 tahun itu pernah merumput bersama Milan pada musim 2010 hingga 2012.

Bersama klub yang bermarkas di San Siro itu, Zlatan tampil cukup meyakinkan. Ia menyumbang 56 gol dari 85 penampilan bersama Milan. Ia juga berkontribusi atas gelar Serie A ke-18 serta Piala Super Italia untuk Milan.

Kini, sang legenda memutuskan kembali. Ia bahkan berjanji akan mengubah kondisi AC Milan yang sedang terpuruk musim ini.

"Saya kembali ke klub yang saya hormati dan kota yang sangat saya cintai. Saya akan bekerja keras bersama teman-teman untuk mengubah kondisi sekarang menjadi lebih baik. Saya akan melakukan apa pun demi target tersebut," janji Zlatan Ibrahimovic.

Meski kedatangannya diagung-agungkan sebagian besar fans AC Milan, namun tugas Zlatan tidaklah mudah. Melansir dari berbagai sumber, inilah empat tantangan berat yang akan dihadapi Zlatan Ibrahimovic di AC Milan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini


1. Mengembalikan Kejayaan AC Milan

1. Zlatan Ibrahimovic - Tidak mungkin AC Milan bisa juara tanpa bomber asal Swedia tersebut. Mencetak 14 gol dari 28 laga serta banyak assist pada musim 2010/2011. (AFP/Filippo Monteforte)

Zlatan Ibrahimovic hanya akan mendapat kontrak berdurasi enam bulan plus opsi perpanjangan satu musim dari AC Milan. Namun, sejumlah suporter menghendaki Zlatan untuk membawa Milan setidaknya duduk di klasemen atas Serie A musim 2019/20.

Meski masih memiliki peluang untuk melakukan keajaiban, namun tugas tersebut terhitung berat. Apalagi saat ini, Milan bercokol di posisi 11 klasemen sementara dengan raihan 21 poin.

Dari 17 pertandingan yang telah dilalui, I Rossoneri baru menang enam kali, imbang tiga kali, dan delapan kali menelan kekalahan. Sulit rasanya untuk menembus lima besar dengan waktu yang begitu singkat, kecuali jika hal tak terduga terjadi.


2. Rekan Setim yang Kurang Kompetitif

Gelandang AC Milan, Hakan Calhanoglu memuji peran Gennaro Gattuso dalam kariernya. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Selain tantangan berupa tanggung jawab, Zlatan Ibrahimovic juga harus bersabar dengan sejumlah rekannya di AC Milan yang disebut kurang kompetitif. Sejauh ini, Rossoneri hanya memiliki Krzysztof Piatek sebagai pemain yang paling punya nama.

Lanjut Baca:

Sementara di sisi lain, jersey dengan nomor punggung 10 milik AC Milan diberikan kepada pemain yang tidak begitu diunggulkan, yakni Hakan Calhanoglu. Padahal, nomor punggung 10 dipercaya sebagai nomor keramat di dunia sepak bola. Nomor ini biasanya diberikan kepada pemain yang dianggap paling ahli atau berperan vital dalam sebuah klub. Sementara Hakan Calhanoglu, rasanya belum sampai ke tahap tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya