11 Pemain Terbaik di Penyisihan Grup Liga Champions 2019-2020

Babak penyisihan grup Liga Champions 2019-2020 telah berakhir, berikut formasi 11 pemain terbaik setelah enam pertandingan.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 14 Desember 2019, 07:45 WIB
Penyerang Barcelona, Lionel Messi (kiri) berselebrasi dengan rekaannya Antoine Griezmann dan Luis Suarez usai mencetak gol ke gawang Borrusia Dortmund pada pertandingan Grup F Liga Champions di stadion Camp Nou, Spanyol (27/11/2019). Barcelona menang 3-1 atas Dortmund. (AP Photo/Joan Monfort)

Nyon - Fase grup Liga Champions 2019-2020 telah usai. Sebanyak 16 tim juga sudah memastikan diri lolos ke fase knock-out. Sejumlah pemain mampu tampil memukau meski gagal membawa klubnya lolos.

Kejutan terjadi ketika dua tim Serie A Italia, Napoli dan Atalanta, serta wakil La Liga Spanyol, Valencia mampu 'lolos dari lubang jarum'. Sebaliknya, kegagalan Inter Milan lolos ke 16 besar Liga Champions juga cukup menyeritkan dahi.

Musim ini, muncul beberapa nama anyar yang membuat penikmat sepak bola berdecak kagum. Erling Barut Haaland, remaja sensasional milik RB Salzburg merebut hati publik berkat penampilan impresifnya sepanjang babak grup dengan lesakan delapan golnya.

Selain Haaland, ada nama Rodrygo, striker muda serbabisa Real Madrid yang sukses melesakkan empat gol dan dua assist dari empat pertandingan. Ia juga mendapatkan dua kali gelar man of the match dari perangkat pertandingan.

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, justru tampil melempem. Diprediksi bakal bersaing ketat di daftar top scorer, performanya malah menurun dan baru mencetak dua gol saja dari enam kali pertandingan.

Berikut ini Bola.com mengulas susunan pemain dan formasi terbaik fase grup Liga Champions 2019-2020.


Kiper

Kiper Paris Saint-Germain, Keylor Navas menepis bola saat mengikuti sesi latihan di stadion Santiago Bernabeu di Madrid (25/11/2019). PSG akan bertanding melawan Real Madrid pada Grup A Liga Champions di Santiago Bernabeu. (AFP/Gabriel Bouys)

Keylor Navas

Minimnya gol yang bersarang di gawang Paris Saint-Germain tak lepas dari performa menawan Keylor Navas. Berdasarkan statistik yang dihimpun Whoscored, kiper Puerto Rico itu total melakukan 13 penyelamatan, atau 2.6 kali per pertandingan.

Navas bermain sebanyak lima kali di babak grup. Ia baru kebobolan dua kali dan tingkat keberhasilan menggagalkan peluang lawan mencapai 87,5 persen.


Pemain Bertahan

Penyerang Atalanta, Josip Ilicic berebut bola dengan bek Napoli, Kalidou Koulibaly dalam laga pekan kesepuluh Liga Italia di Stadion San Paolo, Naples, Rabu (30/10/2019). Laga sengit Napoli vs Atalanta berakhir tanpa pemenang dengan skor 2-2. (Ciro Fusco/ANSA via AP)

Nicolas Tagliafico

Peran Nicolas Tagliafico bersama Ajax Amsterdam tak tergantikan. Ia bermain pada seluruh pertandingan yang dijalani klubnya dengan torehan satu gol dan satu assist.

Rata-rata tiap pertandingan, ia memenangi 2.2 duel udara. Buat tim yang gagal lolos ke babak 16 besar, peran Tagliafico cukup vital melihat persentase passing suksesnya mencapai 79.8%, lumayan besar buat seorang bek.

Kalidou Koulibaly

Lanjut Baca:

Meski Napoli tengah dilanda kisruh internal dan performa mereka menurun di pentas Serie A, penampilannya di panggung Liga Champions jauh lebih baik. Memang, perjalanan Napoli di babak grup tidak mulus. Akan tetapi, dari enam tim yang kebobolan di bawah lima gol, Napoli adalah satu di antaranya. Kalidou Koulibaly menjadi pemain paling berpengaruh. Ia melakukan intersep sebanyak sembilan kali, dan dari 21 tekelnya, 13 berhasil mengenai sasaran. Benjamin Pavard Bayern Munchen tak perlu menunggu lama untuk kembali mendapatkan bek kanan andal sepeninggal Phillip Lahm ata Bixente Lizarazu. Mereka sudah memilikinya atas nama Benjamin Pavard. Pavard tak cuma piawai membantu penyerangan, namun ia juga juga pemain serbabisa. Bek asal Prancis itu bisa berposisi di tengah mau pun kiri, meski posisi aslinya adalah bek kanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya