Bertemu Mahfud Md, Prabowo Bahas Alutsista hingga Penyanderaan WNI

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md. Adapun pertemuan tersebut berlangsung tak lama.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 13 Desember 2019, 14:43 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat perdana Komisi I bersama Menhan Prabowo ini membahas rencana kerja dan anggaran Kementerian Pertahanan Tahun 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md. Adapun pertemuan tersebut berlangsung tak lama.

"Saya baru saja menghadap Menko Polhukam, Pak Mahfud, tentunya saya meminta petunjuk-petunjuk ada beberapa masalah saya telah melaporkan. Dan minggu depan saya akan mengundang beliau kesempatan pertama untuk ke Kemhan dan kita akan paparkan lebih rinci kondisi yang ada," kata Prabowo di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Prabowo mengatakan, salah satu masalah yang dijabarkan adalah soal kontrak lama dengan pihak luar negeri terkait kerja sama alutsista.

"Ada masalah dengan beberapa kontrak lama di luar negeri. Masalah alutsista dianggap terlalu mahal sedang ditinjau kembali, kita sudah review, kaji. Kita diperintah nego kembali oleh Presiden, dan kita akan laksanakan yah Pak," tegas Prabowo.

Menurut dia, ini penting dilakukan demi kepentingan nasional. "Kita harus pandai-pandai untuk jaga kepentingan nasional, kan begitu yang kedua nantilah minggu depan," jelasnya.

Saksikan video di bawah ini:

Soal WNI Disandera

Selain itu, kata dia, dirinya juga membahas masalah tiga WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf.

"Saya kira yang kedua, sudah berita umum. Yah, ada tiga WNI kita disandera di Filipina. Kita membahas itu," pungkasnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya