Ma'ruf Amin: Tingkat Kemudahan Berusaha Indonesia Masih Rendah Ketimbang Vietnam

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Indonesia berada di peringkat ke-73 dari 190 negara dunia dalam kemudahan berusaha atau ease of doing business.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 10 Desember 2019, 12:18 WIB
Wapres Ma'ruf Amin memberikan pidato sekaligus menutup Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kegiatan tersebut untuk mensinergikan program-program pemerintah pusat dengan daerah. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Indonesia berada di peringkat ke-73 dari 190 negara dunia dalam kemudahan berusaha atau ease of doing business. Hal tersebut berdasarkan laporan Doing Business 2019 yang dirilis oleh Bank Dunia (World Bank).

Ma'ruf menjelaskan peringkat tersebut lebih rendah dibanding dengan Vietnam dan Thailand.

"Terdapat peningkatan, namun peningkatan tersebut tidak signifikan dan posisi Indonesia masih dibawah dari negara-negara tetangga kita seperti Vietnam dan Thailand," kata Ma'ruf saat memberikan memberikan penghargaan kepada 506 unit kerja di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

Ma'ruf Amin menjelaskan, jajaran birokrasi harus terdiri dari orang-orang yang berintegritas agar bisa mencegah korupsi.

Juga harus menjauhi proses perizinan yang berbelit-belit. Adanya aturan yang rumit, menurut Ma'ruf akan jadi faktor peluang korupsi para pemegang kekuasaan baik di tingkat kementerian, maupun daerah.

"Maraknya perilaku koruptif yang dilakukan oleh para penyelenggara negara sangat memprihatinkan," ungkap Ma'ruf Amin.

Oleh sebab itu, dia berharap para unit kerja harus lakukan inovasi dan memanfaatkan teknologi informasi. Dengan hal tersebut kata dia pekerjaan terkait adminitratif dapat dilakukan dengan cepat, mudah.

"Gunakan strategi komunikasi yang up to date dalam mengkomunikasikan perbaikan dan inovasi, sehingga masyarakat mengetahui segala perubahan yang telah terjadi dalam birokrasi," ungkap Ma'ruf Amin.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Peringkat 73

Suasana gedung bertingkat nampak dari atas di kawasan Jakarta, Senin (7/11). Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2016 mencapai 5,02 persen (year on year). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berdasarkan laporan Doing Business 2020 yang dirilis oleh Bank Dunia (World Bank), Indonesia tetap berada di peringkat ke-73 dari 190 negara di dunia dalam kemudahan berusaha atau ease of doing.

Peringkat Indonesia di laporan 2019 dan 2020 terdapat perbaikan skor yakni 69,6 dari skor sebelumnya sebesar 67,96. Hal tersebut didorong perbaikan sejumlah sektor yang mendukung kemudahan berinvestasi.

Peringkat tersebut lebih rendah dari negara Asia lainnya. Singapura tercatat tetap bertahan menduduki peringkat ke-2.

Ada pun beberapa hal yang dilakukan Indonesia. Menurut Bank Dunia, Indonesia telah mempermudah proses memulai bisnis dengan memperkenalkan platform online untuk lisensi bisnis dan mengganti salinan cetak dengan elektronik sertifikat.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya