3 Bukti Lionel Messi Layak Membawa Pulang Ballon d'Or 2019

Ketergantungan Barcelona terhadap Lionel Messi masih tergolong besar.

oleh Ario YosiaDiterbitkan 02 Desember 2019, 09:45 WIB
Penyerang Barcelona, Lionel Messi merayakan timnya mencetak gol ke empat ke gawang Celta Vigo pada pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di stadion Camp Nou (9/11/2019). Barcelona menang telak 4-1 atas Vigo. (AP Photo/Joan Monfort)

Jakarta - Ketergantungan Barcelona terhadap Lionel Messi masih tergolong besar. Peruntungan tim sangat sering dipengaruhi kinerja megabintang asal Argentina tersebut. 

Sampai sejauh ini, Lionel Messi sudah memberikan banyak gelar untuk Barcelona. Tidak kurang dari 34 gelar berhasil dipersembahkan untuk Barca.

Messi juga sangat sukses dalam ajang Ballon d'Or. Bersama dengan Cristiano Ronaldo, Messi mengoleksi lima gelar.

Berkat penampilan impresifnya bersama Barca, Messi kembali masuk nominasi Ballon d'Or tahun ini. Ia tentunya akan bersaing ketat dengan Ronaldo dan Virgil van Dijk.

Ronaldo dan Van Dijk juga tampil mengesankan bersama Juventus dan Liverpool. Namun, Messi dinilai lebih pantas untuk menjadi pemenangnya.

Berikut ini tiga alasan Lionel Messi layak memenangkan Ballon d'Or 2019 dikutip dari situs Fox Sports Asia:


Secara Individu Tak Tertandingi

Kapten Barcelona, Lionel Messi, tersenyum saat gagal mencetak gol ke gawang Slavia Praha pada laga Liga Champions 2019 di Stadion Camp Nou, Selasa (5/11). Kedua tim bermain imbang 0-0. (AP/Joan Monfort)

Ballon d'Or dianggap sebagai penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola. Meski pemenang dalam penghargaan tersebut kerap mengundang perdebatan, Ballon d'Or masih tetap menjadi salah satu penghargaan individu tertinggi yang bisa diterima pemain sepakbola.

Salah satu hal yang menjadi perdebatan dalam penghargaan Ballon d'Or adalah karena pemenangnya lebih condong memilih penyerang daripada pemain tengah dan pemain bertahan. Dengan demikian, kebanyakan orang mungkin merasa kesulitan untuk membantah dampak Lionel Messi pada tahun 2019, sehingga membuatnya menjadi favorit utama dalam penghargaan tersebut.

Ini memang bukan tahun yang sempurna untuk kapten Argentina itu setelah tersingkir dari Liga Champions dan Copa America. Meski begitu, statistik Messi masih cukup mengesankan dibandingkan musim sebelumnya.

Selain itu, pemain Barcelona itu sedikit beruntung karena rivalnya, Cristiano Ronaldo dan Neymar mengalami cedera untuk waktu yang cukup lama. Penyerang lainnya seperti Sadio Mane dan Mohamed Salah juga masih belum sefenomenal Messi.


FIFA Saja Mengakui Kehebatan Messi

Bintang Barcelona, Lionel Messi, berpose dengan lima trofi Ballon d'Or dan sepatu khusus buatan Adidas. (Skysports).

Perjalanan Lionel Messi menuju Ballon 2019 sedikit terhambat setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions dari Liverpool. Sang penyerang mengalami akhir musim yang sulit karena ia kehilangan kesempatan untuk menyabet treble dengan klubnya. Hal itu kemudian diperparah dengan penampilannya di Copa America.

Lanjut Baca:

Di sisi lain, juara Liga Champions dan runner-up UEFA Nations League memperkuat pamor Virgil van Dijk, yang meraih penghargaan pertama musim ini dalam bentuk Pemain Terbaik UEFA. Namun, yang sangat mengejutkan penggemar sepak bola di seluruh dunia, FIFA memilih bintang Barcelona itu sebagai Pemain Terbaik. Pamor Messi tiba-tiba naik sehingga ia kini difavoritkan dalam perebutan pemain terbaik dunia. Memenangkan penghargaan pemain terbaik FIFA mampu memperkuat peluang Messi untuk menambah koleksi Bola Emas-nya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya