15-11-2001: Microsoft Rilis Konsol Gim Xbox, Jadi 'Raja' Dunia Teknologi Hiburan

Microsoft merilis konsol gim Xbox dan merajai gim online.

oleh Afra Augesti diperbarui 15 Nov 2019, 06:00 WIB
Konsol Xbox dengan "Controller S". (Public Domain)

Liputan6.com, California - 15 November 2001 menjadi hari di mana Microsoft merilis konsol gim Xbox, yang secara dramatis mempengaruhi sejarah teknologi hiburan di kalangan pecinta gim video hingga sekarang.

CEO Microsoft waktu itu, Bill Gates, pertama kali memutuskan untuk memasuki pasar gim video karena ia khawatir konsol gim tersaingi komputer pribadi atau PC.

Dua perusahaan teknologi Jepang, Sony dan Nintendo, mendominasi pasar global dan tidak ada perusahaan teknologi Amerika yang "menantang" keduanya sejak Atari berhenti menjual konsol Jaguar pada 1996.

Sony memposisikan Playstation 2 (produk legendarisnya) sebagai "sistem hiburan" yang tidak hanya mampu digunakan untuk bermain gim, tetapi juga memutar DVD, musik, dan media lainnya.

Demi mengatasi tantangan tersebut, Microsoft merancang sistem gim pertama yang menggunakan teknologi PC, seperti layaknya hard disk drive internal, demikian seperti dikutip dari History.com, Kamis (15/10/2019).

Rencana awalnya adalah untuk memasukkan modem dial-up --teknologi internet yang umum pada masanya-- tetapi para perancang memilih alternatif lain: menggunakan kabel Ethernet berkecepatan tinggi.

Keputusan ini diharapkan mampu memungkinkan Xbox untuk menetapkan standar baru dalam hal gim daring atau online gaming. Kemudian, Microsoft mengakuisisi pengembang gim Bungie dan mulai meluncurkan Halo: Combat Evolved.

Gates menuturkan, mengembangkan Xbox sangat mahal. Biaya untuk membangun masing-masing unit melebihi harga jual, sehingga penjualan gim menjadi sangat penting untuk keberhasilan proyek Microsoft.

Beruntung bagi Gates, Halo: Combat Evolved menjadi salah satu gim terlaris dan paling terkenal sepanjang masa. Halo mengantarkan era baru game online, merevolusi pasar gim video, dan menjadikan Xbox sebagai "surga" bagi desain gim yang inovatif.

Namun di satu sisi, Microsoft disebut merugi US$ 4 miliar pada produksi Xbox awal, meski penggantinya telah terjual lebih dari seratus juta unit dan terus menetapkan standar untuk sistem hiburan semacam ini.

Sementara itu, sejarah lain mencatat pada 15 November 1943 terjadi pembantaian etnis Gipsi yang dibenci Nazi. Heinrich Himmler merupakan orang yang bertanggung atas pembentukan kamp kematian bangsa ini di seluruh Eropa Timur.

Lalu, pada 2007, Topan Sidr menghantam Bangladesh, membuat Teluk Bengal tersapu dan menewaskan 10.000 orang. Ribuan pengungsi juga menderita sejumlah penyakit dan kelaparan karena kurangnya pasokan akibat akses jalan yang rusak parah.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya