Karateka Binaan PB Lemkari Dapat Lampu Hijau Ikut Kejurnas dan Kejurda

Karateka binaan PB Lemkari dipastikan bisa ikut kejurnas dan kejurda di seluruh Indonesia berkat rekomendasi PB FORKI kepada pengprov-pengprov.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 09 November 2019, 22:20 WIB
Karateka binaan PB Lemkari dipastikan bisa ikut kejurnas dan Kejurda (istimewa)

Liputan6.com, Bandung- Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (PB FORKI) akhirnya memberikan lampu hijau untuk karateka binaan Perguruan Besar Lembaga Karate Do Indonesia (PB Lemkari) untuk ikut kejuaraan nasional (kejurnas) maupun Kejuaraan Daerah (Kejurda) karate. Langkah tegas ini diambil setelah atlet PB Lemkari mendapatkan larangan selama empat tahun terakhir.

PB Forki baru-baru ini mengirimkan surat resmi kepada PB Lemkari yang ditembuskan ke Pengprov FORKI dan KONI Provinsi di seluruh Indonesia serta Kemenpora. Inti dari surat PB FORKI tersebut adalah meminta agar Pengprov FORKI dan KONI Provinsi di seluruh Indonesia membolehkan karateka-karateka binaan PB Lemkari mengikuti kejuaraan tingkat daerah dan nasional.

Kabar gembira tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, Ahmad Arsani dalam sambutannya saat membuka Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Kwarnus Cup dan Piala Anton Lesiangi I 2019 di Sport Hall Kampus UPI Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Event bersejarah ini turut dihadiri oleh pendiri PB Lemkari, Anton Lesiangi dan Ketua Umum, Jeannie Monoarfa, Ketua Dewan Guru, William Mantiri, para anggota Dewan Guru, Sekjen Rosi Nurasjati dan jajaran pengurus.

Tak ketinggalan hadir juga Ketua Bidang Organisasi PB FORKI, Yusran Arief yang harus menempuh perjalanan cukup lama karena kemacetan lalu lintas dari Jakarta menuju Bandung.

"Kita prihatin dengan persoalan yang menimpa Perguruan Besar Lemkari. Tetapi kita harus tetap semangat dan optimis bahwa kebenaran pasti akan menang. Kepada seluruh peserta, mari tanamkan jiwa bushido. Bahwa organisasi yang besar adalah organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur olahraga yaitu respek dan persahabatan," kata Arsani seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Arsani menambahkan Kemenpora mengapresiasi langkah PB Lemkari bekerjasama dengan Kwartet Nusantara menggelar kejuaraan karate tingkat nasional Kwarnus Cup dan Piala Anton Lesiangi I 2019.

"Terimakasih kepada Kwartet Nusantara yang telah membantu pembinaan olahraga khususnya cabang karate melalui event ini. Semoga dari ajang ini akan lahir karateka-karateka handal yang akan menorehkan prestasi gemilang di masa depan," ucapnya.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya