Terminator Dark Fate: Formula Sama Dikemas dengan Ketegangan Tingkat Tinggi

Menyandingkan pemain veteran dan para bintang muda, Terminator: Dark Fate mengirim nuansa nostalgia dan kesegaran di saat bersamaan.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 04 November 2019, 11:30 WIB
Terminator Dark Fate (Kerry Brown/Kerry Brown - © 2018 SKYDANCE PRODUCTIONS AND PARAMOUNT PICTURES.)

Liputan6.com, Jakarta Bagi yang belum menonton Terminator: Dark Fate, ada aturan yang mesti Anda camkan. Pertama, abaikan tiga jilid terakhir Terminator, yakni Terminator: Rise of Machines (2003), Terminator: Salvation (2009), dan Terminator: Genesys (2015). Terminator: Dark Fate adalah lanjutan langsung dari Terminator: Judgment Day tahun 1991.

Jadi jangan kaget jika di Terminator: Dark Fate, karakter Sarah Connor yang diperankan Linda Hamilton tetap hidup. Terminator: Dark Fate diproduseri James Cameron dan David Ellison. 

 

James Cameron menggagas lahirnya The Terminator dan mengantar Terminator: Judgment Day meraih empat Oscar. Terminator: Dark Fate yang berjarak 28 tahun dari film terdahulu diharapkan memuncaki tangga box office.

Film ini didanai 180 juta dolar AS (sekitar 2,5 triliun rupiah). Terminator: Dark Fate sejauh ini telah meraup pendapatan kotor 50,3 juta dolar AS (704 miliar rupiah).

Menyandingkan pemain veteran dan para bintang muda, Terminator: Dark Fate mengirim nuansa nostalgia dan kesegaran di saat bersamaan.


Sinopsis

Kerry Brown/Kerry Brown - © 2018 SKYDANCE PRODUCTIONS AND PARAMOUNT PICTURES.

Dibuka dengan hari yang buruk bagi Daniella (Natalia Reyes). Ia dan kakaknya, Diego (Diego Boneta) bekerja di pabrik. Namun posisi Diego telah digantikan robot. Tak terima, Daniella menemui atasan. Saat itulah, ia mendapati ayahnya, Ramos (Enrique Arce) menyusul.

Saat Daniella mendekati Ramos, Grace (Mackenzie Davis) yang datang dari masa depan mencegah seraya menghajar Ramos. Rupanya, ia Ramos palsu jelmaan Rev-9 (Gabriel Luna), mesin dari masa depan yang mencoba membantai Daniella. Usai membunuh Ramos dan Diego, Rev-9 mengejar Daniella.

Kejar-kejaran tak terhindarkan. Apalagi, Rev-9 sebagai robot pemusnah generasi terkini mampu melacak keberadaan musuh sejauh apa pun. Dalam kondisi terdesak, Grace dan Daniella ditolong Sarah (Linda Hamilton). Grace semula curiga kenapa Sarah bisa muncul di saat yang tepat.

Sarah mengaku mendapat pesan via ponsel berisi titik koordinat. Titik koordinat ini rupanya lokasi penyergapan Terminator. Usut punya usut, pengirim pesan itu adalah T-800 (Arnold Schwarzenegger). T-800 kini mencoba hidup layaknya manusia. Ia dinamai Carl.


Bukan Hal Baru

Kerry Brown/Kerry Brown - © 2018 SKYDANCE PRODUCTIONS AND PARAMOUNT PICTURES.

Sekitar setengah jam pertama Terminator: Dark Fate tak ada cerita apa-apa. Hanya mengisahkan siapa Daniella, bagaimana hubungannya dengan ayah dan kakak. Pengenalan tokoh di sela kejar-kejaran yang terlalu sensasional tapi sukses menyita seluruh atensi Anda.

Lanjut Baca:

Dunia Daniella seolah kiamat lantaran jadi anak sebatang kara. Dari sini kita tahu siapa sasaran dan tersangka. Belum ada kejelasan soal mengapa harus Daniella yang mati. Bagi yang sudah menonton The Terminator dan Terminator Judgment Day, ini bukan hal baru. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya