Orangtua Murid Minta SDN 20 Cipinang Diperbaiki

Sanip Pitriyani (30), salah satu orangtua murid SDN 20 Pagi Cipinang Besar Selatan (Cibasel), Jatinegara, Jakarta Timur, berharap, atap bangunan sekolah segera diperbaiki agar aktivitas belajar mengajar segera kembali berjalan normal.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Juni 2012, 14:32 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Sanip Pitriyani (30), salah satu orangtua murid SDN 20 Pagi Cipinang Besar Selatan (Cibasel), Jatinegara, Jakarta Timur, berharap, atap bangunan sekolah segera diperbaiki agar aktivitas belajar mengajar segera kembali berjalan normal.

Menurut Sanip, murid-murid masih diliburkan pada Rabu (7/6). Kendati demikian, proses belajar mengajar akan dimulai Kamis (8/6) di SDN 19 Pagi yang masih dalam satu area dengan bangunan SDN 20 Pagi itu.

"Diliburkan dari kemarin. Katanya mau dipindahkan ke SD 19. Kan Senin depan mau ujian," ujarnya saat ditemui wartawan di SDN 20 Pagi Cipinang Besar Selatan (Cibasel), Jatinegara, Jakara Timur, Rabu (7/6).

Selain itu, Sanip juga berharap pihak terkait segera menyelidiki penyebab ambruknya atap bangunan sekolah ini. Selain menyelidiki ambruknya bangunan, ia juga berharap pihak terkait menyelidiki adanya dugaan pungutan liar di sekolah ini. Ia mengaku, pihak sekolah kerap meminta biaya-biaya lain-lain seperti bahan latihan, seragam, dan ekstrakulikuler.

"LKS Rp 56.000, batik Rp 100.000. Batik apa yang harganya segitu, belum lagi kalau berenang bayar Rp 10.000 setiap pertemuan," ungkapnya.(MEL)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya