4 Fakta Terungkap Usai Kekalahan Manchester United dari Newcastle

Kekalahan dari Newcastle United membuat Manchester United terpuruk. Manchester United menorehkan sejumlah fakta negatif setelah laga tersebut.

oleh Aditya WicaksonoDiterbitkan 09 Oktober 2019, 10:35 WIB
Pemain Newcastle United, Allan Saint-Maximin berebut bola dengan gelandang Manchester United, Fred pada laga pekan kedelapan Premier League, di St James' Park, Minggu (6/10/2019). Manchester United menelan kekalahan 0-1 dari Newcastle United. (Owen Humphreys/PA via AP)

Jakarta - Manchester United (MU) terus memperlihatkan tren negatif usai kalah dari Newcastle United pada laga pekan kedelapan Premier League. Manchester United takluk 0-1 dari Newcastle United pada laga tersebut.

Manchester United menguasai jalannya pertandingan. Namun, The Red Devils tak bisa tampil efektif. Manchester United hanya unggul penguasaan bola pada laga tersebut.

Newcastle United tampil efektif. Walaupun hanya mencatatkan satu shot on target, Newcastle United bisa mengonversinya menjadi gol. Gol The Magpies pada laga tersebut dicetak oleh Matthewa Longstaff pada menit ke-72.

Tuan rumah bisa mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. Newcastle mengamankan tiga poin, sedangkan Manchester United kembali kehilangan poin.

Hasil tersebut membuat Manchester United tak mampu meraih kemenangan laga tandang dalam 11 pertandingan. Manchester United hanya berjarak dua poin dari zona merah.

Berikut ini adalah fakta menarik dari laga antara Newcastle United dan Manchester United:


Tuah Matthew Longstaff

Manajer Newcastle, Steve Bruce, merayakan gol yang dicetak Matthew Longstaff ke gawang Manchester United pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Minggu (6/10). Newcastle menang 1-0 atas MU. (AFP/Paul Ellis)

Melakoni debut bersama tim senior bukan merupakan pekerjaan yang mudah bagi pemain muda. Namun, Matthew Longstaff membantah anggapan tersebut.

Pemain muda Inggris itu mampu menjadi penentu kemenangan The Magpies atas Setan Merah setelah mencetak gol pada menit ke-72. Longstaff bermain selama 90 menit penuh. Sepanjang laga, pemain berusia 19 tahun itu membuat 48 sentuhan, 39 operan, 4 kali duel, 2 kal intersep, dan satu gol.

Musim ini, Longstaff baru bermain sekali sebelum melakoni laga melawan MU. Laga tersebut tersaji saat tim U-23 Newcastle United bertandang melawan West Bromwich Albion U-23 di Premier League 2 (U-23) pada Senin (23/09). Laga tersebut dimenangi West Bromwich Albion U-23 dengan skor 2-1.


Puasa Menang di Laga Tandang

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, tampak kecewa usai dikalahkan Newcastle pada laga Premier League di Stadion St James Park, Newcastle, Minggu (6/10). Newcastle menang 1-0 atas MU. (AFP/Paul Ellis)

MU melewati 11 laga tandang tanpa kemenangan setelah mengalami kekalahan dari Newcastle United. Kekalahan tersebut membuat Manchester United harus terbenam di posisi ke-12 dengan raihan sembilan poin, persis dua poin di atas zona degradasi.

Tidak hanya itu saja, raihan sembilan poin Manchester United pada awal musim merupakan yang terburuk sejak musim 1989-90. Kala itu, Setan Merah hanya meraup delapan poin saja dan mengakhiri musim di posisi ke-13.

Lanjut Baca:

Kemenangan tandang terakhir diraih Manchester United saat bertandang ke kandang PSG pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer menang dengan skor 1-3 pada laga tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya