VIDEO: Menikmati Sisi Lain Kota Metropolitan di Kampung Herbal Surabaya

Menikmati suasana metropolitan Surabaya dengan gemerlap lampu kotanya di malam hari ataupun menikmati panasnya kota di siang hari, perlu juga berkunjung untuk menikmati Kota Pahlawan dari sisi kearifan lokal.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 27 September 2019, 23:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Berkunjung ke Kampung Herbal Surabaya di Kawasan Genteng Candirejo, akan terasa sejuk dan asri dengan aneka tanaman herbal di sepanjang jalan kampung.

Ini karena warga memiliki kesadaran, menjaga kesehatan keluarganya melalui tanaman herbal. Seperti belimbing wuluh, tanaman sambung nyowo, kunyit, bunga rosella, tanaman patah tulang dan tanaman herbal lainnya.

Sukses warga menanam tanaman herbal ini, juga didukung Dinas Pertanian Kota Surabaya, dengan membina warga mulai dari menanam, hingga mendapat pelatihan mengelola tanaman menjadi minuman segar dan makanan herbal untuk menambah penghasilan keluarga, berikut video inspiratifnya pada program Fokus, Rabu 25 September 2019.

Wiwik Sri Hayati, salah satu warga kampung herbal, berbekal pelatihan yang didapat dan kreativitasnya, berhasil memproduksi minuman dan camilan herbal, dari kebun tanaman herbal miliknya.

Seperti minuman segar ekstrak belimbing wuluh, minuman kunyit secang,  beras kencur, temulawak, dan yang paling digemari yakni; manisan belimbing wuluh. Semua produk minuman herbal produksinya dijual antara Rp 8 -10 ribu per botol kecil.

Wiwik juga mengaku, dengan dijadikannya Kampung Genteng Candirejo sebagai Kampung Herbal Surabaya, selain warga sekitar menjadi sehat, tingkat perekonomian warganya mulai terangkat. Jika sebelumnya buah belimbing wuluh terbuang sia-sia, tapi setelah mendapat pelatihan, buah belimbing wuluh bisa diolah menjadi minuman dan camilan herbal yang laku dijual.

 

Yuk tonton video-nya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya