Warga mendapat perawatan medis karena terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rumah Singgah Korban Asap di Pekanbaru, Jumat (20/9/2019). Data Kemenkes sebanyak 15.346 warga di Provinsi Riau menderita ISPA akibat kabut asap karhutla dalam kurun waktu September 2019. (Wahyudi/AFP)
Seorang anak bermain di Rumah Singgah Korban Asap di Pekanbaru, Riau , Jumat (20/9/2019). Data Kementerian Kesehatan sebanyak 15.346 warga di Provinsi Riau menderita ISPA akibat kabut asap asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kurun waktu September 2019. (Wahyudi/AFP)
Warga yang terpapar kabut asap karhutla menghirup oksigen ketika berada di Rumah Singgah Korban Asap di Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9/2019). Data Kemenkes sebanyak 15.346 warga di Provinsi Riau menderita ISPA akibat kabut asap karhutla dalam kurun waktu September 2019. (Wahyudi/AFP)
Sejumlah orang berada di Rumah Singgah Korban Asap di Pekanbaru, Riau , Jumat (20/9/2019). Data Kementerian Kesehatan sebanyak 15.346 warga di Provinsi Riau menderita ISPA akibat kabut asap asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kurun waktu September 2019. (Wahyudi/AFP)
Kaleng oksigen yang tersedia di Pekanbaru, Riau , Jumat (20/9/2019). Data Kementerian Kesehatan sebanyak 15.346 warga di Provinsi Riau menderita ISPA akibat kabut asap asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kurun waktu September 2019. (Wahyudi/AFP)