Kiev - Setelah gantung sepatu, banyak hal tak terduga yang dilakukan manusia, termasuk pesepak bola. Bersinar di lapangan hijau, tak sedikit pemain yang memutuskan untuk meninggalkan dunia si kulit bundar.
Ragam profesi menjadi pilihan para mantan bintang sepak bola, meski sebagian besar tak bisa keluar dari garis lapangan. Namun, banyak juga yang membuat langkah mengejutkan.
Advertisement
Satu di antara profesi setelah memutuskan pensiun adalah terjun ke dunia politik praktis. Ada beberapa mantan bintang ternama sepak bola yang 'mengadu nasib' ke ranah itu.
Berikut ini beberapa mantan pesepak bola yang memilih dunia politik sebagai karier riil setelah pensiun.
Romario
Romario adalah sosok legenda sepak bola Brasil yang meraih gelar Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Ia membela sejumlah klub terkenal di Eropa seperti PSV Eindhoven, Barcelona, dan Valencia.
Saat ini, Romario terjun di dunia politik. Pada Pemilu 2010 di Brasil, Romario terpilih sebagai anggota dewan melalui Partai Sosialis Brasil. Sang mantan bomber pernah menolak digelarnya Piala Dunia 2014 di negaranya karena masuk dalam kasus korupsi dan pencucian uang.
Pada tahun 2014, Romario mengumumkan akan mencalonkan diri masuk ke zona senat Brasil pada Pemilu 2014, dan berhasil ketika mewakili Rio de Janeiro. Pada 2017, Romario resmi meninggalkan Partai Sosialis Brasil dan bergabung dengan Podemos sebagai presiden partai wilayah Rio de Janeiro.
Romario mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Rio de Janeiro pada pemilu Brasil. Namun, ia gagal karena menempati posisi keempat dengan mengoleksi 8,6 persen.
Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko pernah berstatus penyerang berbahaya. Legenda sepak bola Ukraina tersebut pernah membela Dynamo Kiev, AC Milan, dan Chelsea. Ia mencetak 48 gol dari 111 penampilan bersama timnas Ukraina. Raihan golnya bersama timnas membuat Shevchenko menjadi top skor Ukraina sepanjang sejarah.
Shevchenko mendukung Partai Sosial Demokrat Ukraina. Saat Pemilihan Presiden Ukraina 2004, legenda Ukraina tersebut secara terbuka mendukung kandidat Viktor Yanukovych.
Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola profesional pada 2012, Sheva bergabung dengan Partai Ukraina Maju dan membantu partai tersebut menempati posisi kedua pemilihan parlemen Ukraina pada tahun yang sama.