Jatuh Bangun Karier Gareth Bale di Real Madrid

Winger Timnas Wales, Gareth Bale, telah enam tahun berseragam Real Madrid.

oleh Rizki HidayatDiterbitkan 04 September 2019, 06:30 WIB
Penyerang Real Madrid, Gareth Bale berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Villareal pada pertandingan La Liga Spanyol di stadion Ceramica (1/9/2019) (AP Photo/Alberto Saiz)

Madrid - Winger Timnas Wales, Gareth Bale, telah enam tahun membela Real Madrid. Lika-liku permasalahan telah dialami pemain 30 tahun itu bersama Los Blancos.

Pemain berusia 30 tahun tersebut resmi diumumkan ke publik sebagai pemain Real Madrid pada 2 September 2013. Gareth Bale ditebus dari Tottenham Hotspur dengan banderol yang mencapai 100,8 juta euro (Rp 1,5 triliun).

Sejak saat itu, Bale mampu menjelma menjadi satu di antara pilar penting di lini depan Real Madrid. Membentuk Trio BBC bersama Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo, Bale kerap merepotkan lini belakang lawan.

Dia berhasil mencetak 104 gol dari 234 pertandingan di seluruh ajang. Gareth Bale juga turut membantu Los Blancos meraih 13 trofi juara, beberapa di antaranya adalah satu gelar La Liga, empat titel Liga Champions, dan tiga Piala Dunia Antarklub.

Namun, di antara berbagai prestasi yang diukir, Bale juga mengalami sejumlah masalah, seperti yang terjadi pada bursa musim panas tahun ini. Mulai terpinggirkan dari skuat utama sejak akhir musim lalu, Gareth Bale masuk dalam daftar jual El Real.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, secara terang-terangan mengaku tak membutuhkan tenaga si pemain. Bahkan, Zidane menyebut Madrid tengah berupaya mencari klub yang bersedia menampung Gareth Bale.

"Bale tidak bermain karena dia sudah hampir pergi. Kami berharap dia pergi secepatnya. Itu akan menjadi yang terbaik buat semua orang. Kami sedang merampungkan transfernya ke tim baru," kata Zidane pada Juli 2019.

"Saya tak punya masalah pribadi dengannya. Tetapi, ada waktunya segalanya selesai karena memang harus selesai. Kami telah membuat keputusan. Kami harus berubah."

"Kepergian Gareth Bale ini adalah keputusan pelatih, dan juga pemain, yang tahu situasinya. Situasinya akan berubah. Saya tak tahu apakah 24 jam atau 48 jam, namun akan terjadi. Ini yang terbaik untuk semua orang," lanjut legenda Real Madrid itu.

 

 


Diincar Klub China

Gelandang Real Madrid Gareth Bale (kanan) mendapat instruksi dari pelath Zinedine Zidane pada laga melawan Legia Warsawa di Pepsi Arena, Warsawa, Rabu (2/11/2016). (AFP/Janek Skarzynski)

Ucapan Zinedine Zidane tersebut membuat agen Gareth Bale, Jonathan Barnett, geram. Bagi Barnett, Zidane tak pernah menghargai segala kontribusi yang diberikan Bale untuk Los Blancos.

Lanjut Baca:

"Zidane sangat memalukan. Dia tidak menghormati Bale yang telah berbuat banyak untuk Real Madrid. Toh jika Bale harus pergi itu karena keputusannya. Zidane tak boleh memaksanya keluar dari Real Madrid," ujar Barnett seperti dilansir ESPN. Sejumlah klub Eropa berniat menampung Gareth Bale, mulai dari Manchester United, Bayern Munchen, dan Paris Saint-Germain. Akan tetapi, ketiga klub tersebut tak merealisasikan transfer tersebut karena harga Bale yang terlalu mahal. Klub Liga Super China, Jiangsu Suning, juga meramaikan perburuan Bale. Bahkan, manajemen Jiangsu Suning menawarkan gaji sebesar 1 juta poundsterling (Rp 17 miliar) per pekan kepada Bale. Namun, proses kepindahan Gareth Bale ke Liga Super China juga tak terealisasi. Real Madrid memutuskan untuk tak jadi menjual pemain bernomor punggung 11 itu ke klub lain.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya