Main Over di Hari Terakhir, Naraajie Emerald Belum Berhasil Juara Indonesia Open 2019

Naraajie Emerald, pegolf muda Indonesia harus puas berada di posisi keempat pada Indonesia Open 2019. Sedangkan gelar juara diraih pegolf Argentina, Miguel Carballo.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 01 September 2019, 18:55 WIB
Caddie Naraajie Emerald Ramadhan Putra menghibur Naraajie Emerald Ramadhan Putra yang akhirnya hanya berhasil menduduki peringkat keempat pada turnamen golf pro BRI Indonesia Open 2019, Minggu (1/9/2019). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Liputan6.com, Jakarta Pegolf amatir Indonesia, Naraajie Emerald Ramadhanputra belum berhasil mewujudkan harapan untuk meraih juara di kejuaraan golf Bank BRI Indonesia Open 2019 yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course, Minggu (1/9/2019). Meski mengawali hari keempat atau terakhir dengan keunggulan 6 pukulan, tapi Naraajie gagal mempertahankan skor karena bermain over 78 atau 6 di atas par.

Dia pun harus mengakhiri turnamen bergengsi ini di posisi keempat dengan skor 276 atau 12 di bawah par. Sedangkan juara Indonesia Open 2019 direbut oleh pegolf asal Argentina yaitu Miguel Carballo dengan skor 271 atau 17 di bawah par. Posisi kedua dan ketiga diraih oleh Chang dan Joyoung Kim yang meraih masing-masing 14 dan 13 di bawah par.

Naraajie sempat bermain par di hole pertamanya, namun justru mendapat bogey di hole 2. Ia sempat bangkit dan menorehkan birdie di hole 4, namun bogey di hole 9 mulai menggoyang posisinya.

Ia akhirnya kehilangan posisinya setelah mencatatkan empat bogey secara berturut-turut dari hole 13 pada hari terakhir Indonesia Open 2019. Ia mencatatkan birdie keduanya pada putaran final ini di hole 17, namun terpaksa menutup perjuangannya dengan double bogey di hole 18.

"Bisa dibilang saya kehilangan konsentrasi di hole 13. Biasanya di hole-hole 12, 13 itu saya mulai merasa lelah sehingga performa biasanya agak menurun. Akhirnya, saya drop dan kehilangan fokus di hole 13 itu. Saya berusaha keras untuk bermain lebih sabar dan kembali fokus ke hole demi hole, tapi ternyata sulit saya lakukan," kata Naraajie.

Meskipun belum dapat mengikuti jejak Kasiadi dalam menjuarai ajang bergengsi ini, Naraajie masih meyakini bahwa pengalamannya kali ini merupakan proses belajar yang sangat penting.

"Secara keseluruhan hasil ini memang sudah bagus karena saya bisa finis di lima besar. Yang jelas pengalaman ini menjadi pelajaran bagi saya untuk menghadapi turnamen-turnamen amatir yang besar, seperti Asia-Pacific Amateur Championship atau SEA Games," katanya.

Lanjut Baca:

"Sebenarnya tak ada target di turnamen ini, hanya bermain sebaik-baiknya. Tahun depan saya akan jadi profesional, saya yakin bisa menang di turnamen Indonesia Open."

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya