Lantik 781 Perwira TNI-Polri, Jokowi: Jangan Kecewakan NKRI

Jokowi meminta agar pada perwira remaja untuk menjaga toleransi dan persatuan dalam keberagaman Indonesia.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 16 Juli 2019, 11:58 WIB
Sejumlah perwira remaja Polri meluapkan kegembiraan dengan membawa bunga usai mengikuti Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri angkatan 2019 di Istana Merdeka, Kamis (16/7/2019). Presiden Joko Widodo melantik 781 perwira TNI dan Polri di Halaman Istana. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Inspektur Upacara saat melantik 781 perwira TNI-Polri. Jokowi meyakini bahwa para perwira yang baru saja dilantik ini telah melalui proses seleksi yang sangat ketat.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut para perwira TNI-Polri juga telah melalui pelatihan mental dan fisik hingga akhirnya dapat dilantik. Untuk itu, dia berharap para perwira terus mengingat usaha tersebut, sehingga tak mengecewakan bangsa Indonesia saat bertugas nanti.

"Jangan pernah kecewakan orangtua saudara-saudara. Jangan pernah kecewakan bangsa Indonesia. Jangan pernah kecewakan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI)," ujar Jokowi saat menyampaikan amanat dalam acara Prasetya Perwira TNI di halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Dia meminta agar pada perwira remaja untuk menjaga toleransi dan persatuan dalam keberagaman Indonesia. Menurut dia, tanggung jawab para perwira TNI-Polri sangat besar yaitu, melindungi Pancasila dari gempuran gelombang ideologi-ideologi luar.

"Saudara harus memegang teguh kode etik perwira dan jati diri sebagai perwira TNI/Polri. Junjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai perwira TNI, Polri," katanya.

Jokowi mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa dan negara ke depan juga semakin berat seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Disisi lain, revolusi industri 4.0 melahirkan banyak teknologi baru yang mengubah cara-cara hidup masyarakat dunia.

Misalnya, kata Jokowi, advance robotic dan artificial intelegent yang mempermudah masyarakat di banyak aspek kehidupan. Termasuk, di dunia kemiliteran dan kepolisian.

"Cara-cara dan model-model lama sudah tidak bisa kita lanjutkan. Tidak ada pilihan lain bahwa kita harus cepat. Kita harus fleksibel. Kita harus cerdik. Kita harus semakin menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," jelas dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Perkembangan di Dunia Militer

Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan bahwa akan terjadi perkembangan yang luar biasa di dunia militer baik dalam hal strategi, taktik, doktrin dan sistem persenjataan.

Oleh sebab itu, Jokowi menilai di dunia kepolisian juga harus semakin canggih dalam memberantas kejahatan digital, penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dan rakyat.

"Saudara-saudara harus menjadi bagian penting dari kualitas SDM Indonesia yang hebat untuk membangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat," tutur Jokowi.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya