Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan (empat kanan) ditemani tim kuasa hukumnya memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Chairawan mengadukan Majalah Tempo ke Dewan Pers terkait berita kerusuhan pada 21-22 Mei 2019. (Liputan6.com/JohanTallo)
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan (dua kanan) ditemani tim kuasa hukumnya memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Chairawan mengadukan Majalah Tempo terkait berita kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang mengaitkannya dengan Tim Mawar. (Liputan6.com/JohanTallo)
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan (dua kanan) ditemani tim kuasa hukumnya memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Chairawan menilai pemberitaan Majalah Tempo terkait kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang menyinggung Tim Mawar tidak tepat. (Liputan6.com/JohanTallo)
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Chairawan menyebut tim yang pernah disebut menculik sejumlah aktivis tersebut sudah bubar. (Liputan6.com/JohanTallo)
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan (dua kanan) ditemani tim kuasa hukumnya memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Dewan Pers mengatakan akan segera memeriksa produk jurnalistik yang diadukan Chairawan terkait berita kerusuhan 21-22 Mei. (Liputan6.com/JohanTallo)
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen Purnawirawan Chairawan ditemani tim kuasa hukumnya memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/6/2019). Chairawan mengadukan Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019 dengan judul 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah'. (Liputan6.com/JohanTallo)