Seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink melukis mural di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Lady Pink dikenal juga dengan julukan 'The First Lady of Graffiti' atau 'Ibu Negara Grafiti'. (Don Emmert/AFP)
Seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink melukis mural di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Lady Pink mulai melukis grafiti pada usia 15 tahun. (Don Emmert/AFP)
Seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink melukis mural di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Kesukaan Lady Pink terhadap dunia grafiti berawal saat dirinya melukis subway New York pada tahun 1979. (Don Emmert/AFP)
Sekelompok wanita berjalan melewati seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink yang tengah melukis mural di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Di usianya yang sudah menginjak 50 tahun, Lady Pink mencari nafkah dengan karya seninya secara legal. (Don Emmert/AFP)
Seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink berbagi cerita di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Lady Pink terbilang menonjol sebagai salah satu dari sedikit wanita dalam subkultur ilegal dan berbahaya tersebut. (Don Emmert/AFP)
Seniman grafiti Sandra Fabara atau lebih dikenal Lady Pink berbagi cerita di Casita Maria, Bronx, New York, AS, Minggu (2/6/2019). Lady Pink melakukan hal semacam ini ketika pacar pertamanya yang juga seorang seniman grafiti ditangkap. (Don Emmert/AFP)